Iqbal Aria Hadirkan “Takkan Ada”, Kisah Cinta Lama dalam Balutan Retro Pop
- 11 Agt 2026 10:30 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Musisi Iqbal Aria kembali menyapa penikmat musik Tanah Air lewat single keduanya bertajuk “Takkan Ada”. Lagu bernuansa pop 80-an dan soft R&B tersebut diproduseri bersama Petra Sihombing dan dirilis di bawah naungan Better Days Production, label milik penyanyi Afgan.
“Takkan Ada” mengangkat kisah seseorang yang belum mampu melupakan kekasih di masa lalu. Meski telah memiliki pasangan baru, perasaan terhadap cinta sebelumnya ternyata masih sulit tergantikan. Menariknya, tema lirik yang melankolis dikemas Iqbal dengan musik yang ringan, dinamis, dan tidak terkesan muram.
Iqbal mengatakan, konsep tersebut terinspirasi dari kegemarannya terhadap musik era lawas, khususnya lagu-lagu dengan struktur dan modulasi yang sulit ditebak. Ia ingin menghadirkan komposisi yang kaya, tetapi tetap mudah dinikmati. Karena itu, kesedihan dalam lirik “Takkan Ada” justru dipadukan dengan aransemen yang terdengar goofy, dancy, dan fun.
Pemilihan Petra Sihombing sebagai produser juga menjadi bagian penting dalam proses kreatif lagu tersebut. Menurut Iqbal, musikalitas Petra memiliki kesesuaian dengan karakter musiknya. Sentuhan Petra disebut membuat “Takkan Ada” semakin kuat dari sisi sound design maupun rasa yang ingin disampaikan.
Kecintaan Iqbal terhadap musik sebenarnya telah tumbuh sejak usia dini. Ia menekuni menyanyi dan bermain gitar serta mengeksplorasi berbagai genre, mulai dari jazz sebagai akar musikalnya, pop, vintage rock hingga metal. Pada 2015, ia mulai serius bermusik dan tampil di berbagai panggung, sebelum dikenal sebagai vokalis sekaligus gitaris band heavy rock MAUT pada 2019.
Iqbal kemudian memperluas perjalanan bermusiknya sebagai solois melalui single “Home”. Langkah tersebut mempertemukannya dengan Afgan pada 2024 dalam sebuah acara karaoke. Afgan yang mendengar langsung karakter vokal Iqbal menilai suaranya memiliki timbre soulful yang kuat, ditambah sikap rendah hati, autentik, dan memiliki keinginan besar untuk terus belajar.
Pertemuan itu akhirnya membawa Iqbal menjadi artis pertama di Better Days Production. Afgan menilai Iqbal memiliki karakter versatile dan berani keluar dari zona nyaman. Perubahan dari musik akustik dalam “Home” menuju Indonesian retro pop dalam “Takkan Ada” dinilai menjadi langkah penting untuk memperluas warna musik sekaligus menjangkau pasar yang lebih besar.
Melalui “Takkan Ada”, Iqbal Aria tidak hanya menawarkan kisah tentang sulitnya melupakan cinta lama, tetapi juga menunjukkan eksplorasi musikal dan keberaniannya mencoba warna baru. Perpaduan lirik yang emosional dengan musik yang ringan menjadi identitas menarik dalam babak baru perjalanan Iqbal sebagai solois.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....