Arden Wiebowo, Gitaris TIKET yang Kini Menjadi Produser Musik

  • 11 Agt 2026 09:53 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Perjalanan musik Arden Wiebowo memasuki babak yang semakin personal. Musisi yang dikenal sebagai gitaris band TIKET tersebut kini tak hanya menciptakan dan memproduksi musik, tetapi juga menghadirkan karya yang merekam hubungan antara orang tua dan anak melalui lagu “Nanti Aku Cerita” yang dirilis pada 22 Juli 2026.

Carolus Arden Wiebowo, atau akrab disapa Arden Wiebowo, merupakan musisi kelahiran Jakarta, 20 Agustus 1981. Ia mengawali karier di industri musik Tanah Air sebagai pemain gitar di TIKET. Setelah bertahun-tahun berada di balik instrumen dan proses kreatif, Arden mulai berani mengambil langkah sebagai penyanyi solo pada 2024.

Keputusan tersebut lahir dari keinginan Arden untuk menyampaikan karya ciptaannya dengan suara sendiri. Selama ini, ia mengaku sempat kurang percaya diri menyanyikan lagu yang dibuatnya. Namun, keinginan untuk meninggalkan karya yang dapat didedikasikan bagi keluarga, kerabat, dan pendengar membuatnya memilih untuk tidak lagi menunda langkah tersebut.

Debut solonya ditandai dengan lagu “Sayap Kecil” yang dirilis pada 11 Oktober 2024. Lagu tersebut menjadi bagian dari rencana album berisi 10 lagu yang dipersiapkan untuk dirilis secara bertahap. “Sayap Kecil” mengangkat kisah seorang ayah yang sibuk bekerja, tetapi tetap menemukan sumber semangat dari anaknya. Sang anak kemudian menjadi sosok yang disebut sebagai “Sayap Kecil” karena memberikan kekuatan bagi sang ayah dalam menjalani kehidupan.

Dua tahun kemudian, cerita tersebut mendapatkan perspektif berbeda melalui “Nanti Aku Cerita”. Lagu yang dinyanyikan Malika Sesario itu menjadi debutnya sebagai penyanyi solo. Arden bertindak sebagai pencipta, arranger, sekaligus produser lagu yang menggambarkan rasa sayang, hormat, dan terima kasih seorang anak perempuan kepada ayah yang selama ini menjadi tempat bersandar dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Menurut Arden, “Nanti Aku Cerita” memiliki hubungan emosional dengan “Sayap Kecil”. Jika lagu sebelumnya bercerita dari sudut pandang seorang ayah, lagu terbaru ini mengambil perspektif sang anak. “Lagu ini juga bisa menjadi jawaban dari Sayap Kecil, karena mengambil point of view anak,” ujar Arden.

Tidak berhenti pada Malika Sesario, Arden juga memperluas perannya di balik layar dengan memproduseri dan mengaransemen karya dua pendatang baru, Arsyall Azizan dan Geren. Menurut Arden, keduanya memiliki ciri khas dan karakter musikal yang spesial sehingga menarik untuk dikembangkan dalam perjalanan mereka di industri musik.

Melalui rangkaian karya tersebut, Arden Wiebowo menunjukkan bahwa perjalanan bermusik tidak hanya tentang tampil di atas panggung, tetapi juga tentang menyampaikan cerita dan perasaan yang dekat dengan kehidupan. Ia berharap karya-karyanya dapat menjadi bagian dari perjalanan musik Indonesia sekaligus mewakili perasaan pendengar yang memiliki cerita tentang keluarga, kasih sayang, dan hubungan antara orang tua dengan anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....