Korea Selatan Siapkan Festival K-Pop Tahunan untuk Tarik Wisatawan

  • 30 Jul 2026 09:15 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Pemerintah Korea Selatan bersama pelaku industri hiburan berupaya menjadikan K-pop sebagai daya tarik wisata tahunan melalui penyelenggaraan festival berskala internasional. Langkah ini dilakukan untuk mendorong lebih banyak penggemar dari berbagai negara berkunjung langsung ke Korea Selatan setiap tahun.

Dikutip dari Korea Times, inisiatif tersebut diwujudkan melalui acara bertajuk Fanomenon yang diperkenalkan oleh Presidential Committee on Popular Culture Exchange. Festival ini dirancang sebagai ajang yang menggabungkan konser K-pop, pengalaman budaya, hingga aktivitas interaktif yang dapat dinikmati para penggemar dari seluruh dunia.

Selama ini, grup K-pop seperti BTS dan BLACKPINK mampu menarik puluhan ribu penonton dalam konser di berbagai negara. Popularitas mereka dinilai menjadi salah satu kekuatan utama yang mendorong meningkatnya minat masyarakat internasional terhadap budaya Korea.

Meski demikian, Korea Selatan dinilai belum memiliki festival musik tahunan berskala global yang mampu menarik penggemar untuk datang secara rutin setiap tahun. Kondisi tersebut berbeda dengan Amerika Serikat yang memiliki Coachella atau Jepang dengan Summer Sonic sebagai agenda musik internasional yang telah dikenal luas.

Melalui Fanomenon, pemerintah berharap pengunjung tidak hanya datang untuk menyaksikan penampilan musisi favorit mereka, tetapi juga menikmati berbagai destinasi wisata, kuliner, serta kekayaan budaya Korea Selatan. Konsep ini diharapkan dapat memperpanjang masa tinggal wisatawan selama berada di negara tersebut.

Selain memberikan pengalaman hiburan, festival ini juga diproyeksikan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Kehadiran wisatawan internasional diharapkan dapat meningkatkan pendapatan sektor perhotelan, transportasi, restoran, hingga pelaku usaha kecil dan menengah.

Penyelenggara menilai besarnya basis penggemar K-pop di berbagai negara merupakan potensi yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara. Festival tahunan ini juga diharapkan semakin memperkuat posisi Korea Selatan sebagai pusat budaya populer dunia sekaligus memperluas manfaat ekonomi dari gelombang Hallyu.

Ke depan, Fanomenon ditargetkan berkembang menjadi agenda internasional yang identik dengan Korea Selatan. Jika berhasil, festival tersebut diharapkan menjadi alasan baru bagi para penggemar K-pop untuk kembali mengunjungi Korea Selatan setiap tahun, tidak hanya menghadiri konser, tetapi juga menikmati pengalaman budaya yang lebih beragam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....