Kolaborasi Mikha Tambayong dan Rayi Putra lewat "Jalan Tengah"
- 21 Jul 2026 12:41 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Penyanyi dan aktris Mikha Tambayong kembali menyapa penikmat musik Indonesia melalui karya terbarunya. Kali ini, ia berkolaborasi dengan Rayi Putra dalam single bertajuk "Jalan Tengah", yang resmi dirilis di bawah naungan MyMusic Records pada 17 Juli 2026. Lagu ini menghadirkan kisah cinta yang berbeda dari lagu-lagu perpisahan pada umumnya, dengan mengangkat tema tentang dua insan yang saling mencintai, namun akhirnya memilih berpisah karena menyadari bahwa cinta saja tidak selalu cukup untuk mempertahankan sebuah hubungan.
Ditulis oleh Rayi Putra bersama Ankadiov dan Wizzy yang tergabung dalam RAW Music, "Jalan Tengah" menawarkan sudut pandang yang lebih dewasa. Lagu ini tidak berkisah tentang pengkhianatan, pertengkaran, ataupun hubungan yang dipenuhi konflik. Sebaliknya, lagu ini menggambarkan bagaimana dua orang yang saling mencintai perlahan menyadari bahwa perbedaan-perbedaan kecil dalam kehidupan mereka justru menjadi jurang yang semakin sulit dijembatani.
Lewat lirik sederhana namun penuh makna, pendengar diajak melihat bagaimana perbedaan selera dan cara pandang dapat memengaruhi sebuah hubungan. Salah satu kutipan liriknya berbunyi, "Sejak hari pertama, kesukaannya tak sama. Kamu suka cinema, kamu lebih suka baca." Perbedaan yang awalnya tampak sepele itu lambat laun berkembang menjadi alasan mengapa keduanya tidak lagi berjalan menuju tujuan yang sama.
Rayi Putra menyebut "Jalan Tengah" sebagai sebuah mature break-up song, yakni lagu perpisahan yang tidak dipenuhi amarah maupun penyesalan. Menurutnya, tidak semua hubungan yang berakhir dapat disebut sebagai kegagalan. Terkadang, menerima kenyataan bahwa seseorang bukan pasangan yang tepat justru menjadi bentuk penghargaan terbesar terhadap hubungan yang pernah diperjuangkan bersama.
Bagi Mikha Tambayong, kolaborasi ini memiliki makna yang sangat personal. Ia mengungkapkan bahwa duet bersama Rayi merupakan sebuah full circle moment sekaligus mimpi yang akhirnya terwujud. Saat mengikuti ajang pencarian bakat pada 2008 di usia 13 tahun, Mikha pernah bertemu Rayi sebagai bintang tamu. Sejak saat itu, ia diam-diam berharap suatu hari bisa bernyanyi bersama sang musisi. Harapan tersebut akhirnya menjadi kenyataan melalui lagu "Jalan Tengah".
Dari sisi produksi, lagu ini digarap dengan melibatkan sejumlah nama berpengalaman di industri musik. Bianca Nelwan dipercaya sebagai vocal director, sementara proses mixing dan mastering ditangani oleh Reyner Ferdinand. Aransemen musik yang lembut berpadu dengan harmonisasi vokal Mikha dan Rayi berhasil memperkuat nuansa emosional yang ingin disampaikan dalam lagu tersebut.
Pesan lagu juga diperkuat melalui video musik garapan sutradara Moedhalie. Dalam video tersebut, Mikha dan Rayi digambarkan sebagai sepasang kekasih yang menikmati waktu bersama di sebuah taman. Namun, kehangatan itu berubah ketika sebuah labirin muncul di hadapan mereka. Keduanya memilih jalan yang berbeda hingga akhirnya bertemu kembali dan menyadari bahwa mereka tidak sedang menuju tujuan yang sama. Alih-alih bertengkar, mereka hanya saling tersenyum dan melambaikan tangan sebelum melanjutkan perjalanan masing-masing, menjadi simbol bahwa perpisahan juga bisa dilakukan dengan penuh keikhlasan.
Melalui "Jalan Tengah", Mikha Tambayong dan Rayi Putra menghadirkan lagu yang tidak hanya menyentuh hati, tetapi juga mengajak pendengar memaknai perpisahan dari sudut pandang yang lebih dewasa. Single ini menjadi pengingat bahwa tidak semua kisah cinta harus berakhir dengan luka atau kebencian. Terkadang, melepaskan adalah bentuk cinta yang paling tulus ketika dua orang tidak lagi menemukan jalan tengah untuk melangkah bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....