Sentuhan Baru Taeyang BIGBANG lewat Album ‘Quintessence’

  • 19 Mei 2026 17:58 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Tahun 2026 tampaknya menjadi salah satu momen paling bersejarah bagi Taeyang. Setelah sukses menggebrak panggung Coachella bersama BIGBANG pada bulan April lalu untuk merayakan hari jadi grup yang ke-20, sang vokalis legendaris ini resmi menyapa penggemar lewat karya solo terbarunya. Tepat di hari ulang tahunnya yang jatuh pada 18 Mei, Taeyang merilis studio album keempatnya yang bertajuk ‘Quintessence’, album solo pertamanya setelah hampir satu dekade dinanti.

Bagi Taeyang, meramu album ini bukanlah perkara mudah. Menyeimbangkan antara warna musik yang sudah familier di telinga publik dengan tantangan artistik yang baru membutuhkan waktu pengerjaan hingga hampir satu tahun. Dalam acara listening party yang digelar di Seoul, ia mengaku sempat kebingungan mencari formula baru setelah 20 tahun berkarier dan mencoba berbagai hal. Namun, pencarian makna esensi diri (essence) justru membawanya pada sebuah eksperimen musik yang segar.

Jika biasanya Taeyang dominan bekerja sama dengan produser internal dari agensinya, The Black Label, kali ini ia membuka pintu kolaborasi lebih luas. Ia menggandeng tim produser Amerika, The Stereotypes, untuk lagu pembuka berjudul "Bad". Selain itu, ia juga mengajak rapper muda berbakat Tarzzan dan Woochan dari AllDay Project untuk lagu "Would You", serta sang sahabat, Tablo Epik High, yang menyumbangkan lirik jeniusnya dalam tiga lagu, termasuk trek emosional berjudul "Movie".

Sisi eksperimental paling mencolok dalam album ini lahir lewat lagu utama (title track) yang berjudul "Live Fast Die Slow". Berbeda dengan lagu-lagu hits Taeyang sebelumnya yang kental dengan nuansa R&B bertempo lambat atau sedang, lagu ini justru menjadi trek dengan tempo tercepat sepanjang karier solonya. Lewat lagu ini, Taeyang ingin menggambarkan keteguhannya untuk tetap berjalan pada ritme hidupnya sendiri di tengah dunia yang bergerak serbacepat.

Perubahan genre yang cukup berani ini pun langsung menuai beragam reaksi dari para VIP (sebutan fans BIGBANG). Di berbagai kolom komentar, banyak penggemar yang menyadari bahwa vibes lagu utama ini terasa sedikit berbeda dari gaya musik khas Taeyang biasanya. Alih-alih merasa asing, sebagian besar fans justru memuji langkah berani ini sebagai bentuk kedewasaan bermusik dan reorientasi gaya yang menyegarkan.

Antusiasme luar biasa dari publik ini terbukti nyata lewat angka digital. Hanya dalam waktu 23 jam sejak pertama kali dirilis di YouTube resmi THEBLACKLABEL, video musik (MV) "Live Fast Die Slow" langsung melesat tajam dan telah ditonton sebanyak lebih dari 1,16 juta kali. Angka ini diprediksi akan terus meroket seiring dengan dimulainya masa promosi.

Jumlah penayangan Video Musik Taeyang Setelah 23 jam perilisan (Foto: Youtube/The Black Label)

Bagi para penggemar yang merindukan formasi lengkap, jangan berkecil hati. Taeyang membocorkan bahwa setelah menyelesaikan aktivitas promosi solonya ini, ia akan segera bersiap kembali bersama para member BIGBANG untuk proyek perayaan hari jadi ke-20 mereka yang dijadwalkan meluncur akhir tahun ini. Sebuah pembuka jalan yang manis menuju perayaan besar!

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....