UJUNGTERANG Hadirkan Nuansa Britpop dengan Energi Dewasa Baru

  • 05 Apr 2026 09:59 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Lagu “UJUNGTERANG”, berhasil menghadirkan atmosfer nostalgia yang kuat
  • UJUNGTERANG merilis EP berjudul Sinar Terang yang diawali dengan single “Kupu-Kupu”

RRI.CO.ID, Bogor- Unit band bernama UJUNGTERANG lahir dari sebuah mimpi yang kemudian menjelma menjadi harapan nyata: menyampaikan karya kepada khalayak luas dengan titik terang sebagai tujuan akhirnya. Meski terbilang sebagai nama baru di industri musik, band ini diisi oleh lima personel berpengalaman yang tidak lagi berada di fase remaja, namun justru matang secara musikal dan visi berkarya.

Formasi band ini terdiri dari Dika Nugraha (gitar, vokal), Adivi Prasetio (bass, backing vocal), Arrys Friana (gitar), Adi Fitriadi (drum), serta Arka Achmad (keyboard). Meski nama band ini masih terdengar asing, latar belakang para personelnya tidak bisa dianggap remeh. Dika dan Adivi diketahui pernah menjadi bagian dari Piknik, sementara Arka merupakan personel dari Neal. Kombinasi pengalaman ini menjadi fondasi kuat bagi karakter musikal mereka.

Kedekatan pertemanan yang telah terjalin lama membuat UJUNGTERANG tampil solid dalam menciptakan karya. Mereka tidak hanya mengandalkan pengalaman masa lalu, tetapi juga mampu meramu berbagai referensi musik menjadi sesuatu yang segar. Hal ini tercermin dalam lagu mereka yang membawa pendengar pada nuansa era British Invasion akhir 90-an, sebuah periode yang identik dengan skena musik alternatif yang hidup di kafe-kafe Jakarta seperti Iguana Café dan M Club.

Salah satu karya mereka, lagu “UJUNGTERANG”, berhasil menghadirkan atmosfer nostalgia yang kuat. Pendengar diajak kembali ke masa ketika musik menjadi medium ekspresi anak muda perkotaan dengan karakter yang khas. Band ini percaya bahwa setiap musik memiliki zamannya sendiri, dan setiap selera akan menemukan tempatnya di hati pendengar.

Pada tahun 2025, UJUNGTERANG merilis EP berjudul Sinar Terang yang diawali dengan single “Kupu-Kupu”. Lagu ini menjadi penanda eksistensi mereka di era digital, sekaligus bukti bahwa band ini mampu beradaptasi dengan perkembangan distribusi musik melalui berbagai platform streaming (DSP). EP ini kemudian menjadi satu kesatuan narasi yang menggambarkan perjalanan manusia dalam memahami dirinya dan semesta.

EP “Sinar Terang” dibuka dengan lagu “Hawa Nafsu”, sebuah track up-tempo yang enerjik namun sarat makna. Lagu ini mengangkat tema pergulatan manusia dengan dorongan duniawi. Dilanjutkan dengan lagu “Telanjang” yang meski terdengar provokatif dari judulnya, justru menyampaikan pesan filosofis tentang kemurnian manusia sejak lahir. Sementara “Kupu-Kupu” menghadirkan kisah pertumbuhan seorang anak perempuan menuju kedewasaan, dibalut dengan nuansa pop ala Britpop 90-an.

Secara musikal, UJUNGTERANG mengusung konsep minimalis dengan pendekatan “plug and play”. Mereka tidak menggunakan sequencer atau looping, melainkan mengandalkan permainan instrumen secara langsung. Ritme dibangun dari drum dan bass yang solid, diperkaya dengan distorsi gitar serta harmoni keyboard, lalu dipertegas dengan vokal yang mengalun tanpa berlebihan. Pendekatan ini menjadi identitas kuat mereka dalam menghadirkan karya yang jujur dan autentik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....