HYBE Klarifikasi Penggunaan Lampu Merah di Comeback BTS “Arirang”

  • 19 Mar 2026 21:42 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Agensi HYBE memberikan klarifikasi terkait penggunaan pencahayaan berwarna merah dalam rangkaian acara comeback BTS bertajuk “Arirang”. Warna tersebut menjadi sorotan publik karena digunakan di lokasi ikonik Gwanghwamun Square, Seoul.

Dilansir dari Soompi, penggunaan warna merah merupakan bagian dari konsep utama album terbaru BTS yang memang mengusung warna tersebut sebagai identitas visual. Pencahayaan ini juga termasuk dalam proyek besar yang mendukung konser comeback yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2026.

HYBE menjelaskan bahwa penggunaan warna merah tidak memiliki kaitan dengan unsur politik seperti yang sempat dispekulasikan oleh sebagian pihak. “Warna merah yang digunakan mencerminkan warna utama album ‘Arirang’ dan tidak memiliki makna lain di luar konsep artistik,” tulis HYBE dalam pernyataannya.

Pemerintah Metropolitan Seoul diketahui turut mendukung proyek ini dengan menerangi sejumlah landmark kota menggunakan warna merah. “Pemerintah hanya mengikuti permintaan dari HYBE dalam pelaksanaan pencahayaan tersebut sebagai bagian dari acara budaya,” lanjut pernyataan tersebut.

Sebelumnya, penggunaan warna merah di lokasi bersejarah seperti Gwanghwamun Square sempat memicu spekulasi publik terkait kemungkinan pesan politik. Hal ini mengingat lokasi tersebut memiliki nilai simbolis dalam sejarah dan kehidupan publik Korea Selatan.

HYBE pun mengimbau masyarakat agar tidak menafsirkan acara ini secara berlebihan dari sudut pandang politik. Agensi menegaskan bahwa konser comeback BTS merupakan murni perayaan budaya dan karya musik.

Dengan klarifikasi ini, HYBE berharap publik dapat menikmati rangkaian comeback BTS tanpa kesalahpahaman. Acara tersebut diharapkan menjadi momen besar yang merayakan kembalinya BTS ke panggung musik global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....