Film 18x2 Beyond Youthful Days: Cinta yang Tertinggal

  • 13 Nov 2025 13:14 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor: Film 18x2 Beyond Youthful Days merupakan film romansa karya sutradara Michihito Fujii, yang dikenal dengan gaya sinematik penuh makna dan emosi mendalam. Film berdurasi 124 menit ini mengisahkan perjalanan Jimmy, seorang pria asal Taiwan yang menelusuri Jepang sambil mengenang cinta pertamanya, Ami.

Berlatar di Taiwan dan Jepang, cerita dimulai ketika Jimmy pulang ke rumah usai dipecat dari perusahaan gim yang ia dirikan. Di tengah keterpurukan, ia menemukan kartu pos dari Ami, gadis Jepang yang ia temui 18 tahun silam. Rasa penasaran dan nostalgia membawanya dalam perjalanan menuju Tadami, kampung halaman Ami di Jepang.

Pertemuan pertama mereka terjadi ketika Ami, yang kehilangan dompet di perjalanan pertamanya ke Tainan, datang ke tempat karaoke tempat Jimmy bekerja paruh waktu untuk mencari pekerjaan. Ami akhirnya diterima, dan Jimmy menjadi pembimbingnya. Dari situlah, kedekatan di antara mereka perlahan tumbuh, hingga tanpa disadari, benih cinta muncul di hati Jimmy.

Namun kisah mereka tak berjalan mulus. Ami tiba-tiba memutuskan untuk pulang ke Jepang. Jimmy yang dilanda kecewa menduga bahwa Ami kembali karena kekasihnya di negara asal, dan dugaan itu ternyata benar. Meski diliputi rasa sedih, Jimmy memilih menghabiskan waktu terakhir bersama Ami dengan segala kenangan yang manis sekaligus menyakitkan.

Perjalanan Jimmy di masa kini menjadi perpaduan antara pelesiran dan penebusan diri. Ia belajar menerima masa lalu, menata kembali hatinya, dan menemukan jati diri yang sempat hilang. Film ini dengan indah menyoroti pengalaman manusia dalam mencintai, menyesali, dan melepaskan.

Dari sisi sinematografi, 18x2 Beyond Youthful Days tampil memukau dengan visual lembut dan tone warna yang menegaskan dua dimensi waktu, yakni masa kini dan masa lalu. Alurnya yang lambat membuat penonton larut dalam emosi, seolah diajak menaiki kereta waktu yang bergerak perlahan namun pasti. Pengambilan gambar di Jepang dan Taiwan semakin memperkuat nuansa nostalgia dan keindahan perjalanan hidup yang penuh kenangan.

Pada akhirnya, 18x2 Beyond Youthful Days tidak hanya berbicara tentang cinta yang tertinggal di masa lalu, tetapi juga tentang keberanian untuk berdamai dengan kenangan. Film ini mengingatkan bahwa masa muda mungkin tak akan kembali, namun perasaan yang pernah ada tetap bisa menjadi pelajaran berharga. Bahwa dalam setiap perpisahan, selalu ada ruang untuk menemukan kembali arti hidup dan mungkin, versi terbaik dari diri sendiri.

(Ditulis oleh Salsa Nugrahanti Azzahra, mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sebelas Maret Surakarta)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....