Komisi VII DPR RI: RRI Berperan Penting dalam Pengembangan UMKM

  • 08 Sep 2026 21:01 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Memasuki usia ke-81 tahun, Radio Republik Indonesia (RRI) terus memperkuat perannya sebagai lembaga penyiaran publik yang membersamai masyarakat melalui informasi, berita, dan siaran yang bermanfaat.
  • Di usia ke-81 tahun, RRI diharapkan semakin mengoptimalkan perannya sebagai media publik yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

RRI.CO.ID, Bogor - Memasuki usia ke-81 tahun, Radio Republik Indonesia (RRI) terus memperkuat perannya sebagai lembaga penyiaran publik yang membersamai masyarakat melalui informasi, berita, dan siaran yang bermanfaat. Di RRI Bogor, semangat tersebut turut diwujudkan dengan membuka ruang kolaborasi untuk mendukung promosi dan pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kehadiran RRI selama delapan dekade lebih tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan penyiaran nasional, tetapi juga memiliki peran dalam menyampaikan berbagai informasi yang menyentuh banyak sektor kehidupan. Melalui jangkauan siaran, platform digital, dan pemberitaan, RRI diharapkan terus memberikan dampak positif bagi masyarakat serta membantu memperkuat potensi ekonomi daerah.

Anggota Komisi VII DPR RI, Ilham Permana (tengah, berbatik), Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Mistam (ketiga dari kiri) seusai menjadi narasumber dialog dan berdoto bersama kru RRI Bogor, Selasa, 8 September 2026. (Foto: RRI/Sonni)

Warga Bogor, Wahyu Hidayat, menilai peran RRI sebagai media dengan jaringan luas sangat penting dalam mendukung perkembangan UMKM. Menurutnya, kekuatan penyebaran informasi yang dimiliki RRI dapat menjadi sarana promosi sekaligus ruang bagi para penggiat usaha untuk memperkenalkan produk dan meningkatkan daya saing.

"RRI memiliki jaringan yang sangat luas, sehingga perannya sangat penting untuk membantu promosi dan membuat para pelaku UMKM semakin berdaya. Informasi dan pemberitaan dari RRI bisa menjadi sarana bagi produk lokal untuk lebih dikenal masyarakat," kata Wahyu Hidayat.

Pelaku UMKM, Citra Amira, memandang pelaku usaha, baik yang menjalankan bisnis secara langsung maupun melalui platform digital, membutuhkan pelatihan dan edukasi yang berkelanjutan. Ia menilai pemberitaan dan siaran RRI dapat menjadi bagian dari upaya memperluas pengetahuan pelaku usaha agar mampu mengemas produk secara lebih menarik dan meningkatkan minat pembeli.

"Pelaku UMKM membutuhkan pelatihan dan edukasi agar produk yang dijual dapat lebih menarik perhatian pembeli. Siaran dan pemberitaan RRI dapat membantu memberikan informasi serta edukasi yang dibutuhkan agar produk UMKM semakin dikenal dan diminati," ujar Citra Amira.

Sementara itu, warga Bogor Selatan, Satria Utama, menilai RRI dapat mengambil peran dalam mempertemukan pelaku UMKM dengan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat proses pemberdayaan sehingga UMKM memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang dan naik kelas melalui dukungan promosi serta penyebarluasan informasi.

"RRI dapat membawa misi untuk mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai stakeholder. Dengan pemberdayaan melalui siaran dan berita, UMKM bisa mendapatkan dukungan promosi yang penting untuk berkembang dan benar-benar naik kelas," kata Satria Utama.

Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Mistam, menyampaikan bahwa RRI memiliki berbagai platform, mulai dari penyiaran terestrial hingga kanal digital, yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan UMKM. Melalui siaran, berita, dan informasi, RRI dapat membantu produk UMKM lebih dikenal sekaligus menjadi bagian dari upaya mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha menuju kemandirian dan kesejahteraan.

"RRI memiliki berbagai platform, baik melalui siaran terestrial, kanal radio, maupun media digital yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi UMKM. Melalui informasi, berita, dan program siaran, kami ingin membantu produk UMKM lebih dikenal sekaligus ikut mendorong penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha agar semakin berdaya menuju kesejahteraan," ujar Mistam.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam dialog di RRI Bogor yang membahas peran dan kontribusi RRI dalam mendukung pemberdayaan masyarakat serta pengembangan UMKM dalam momentum HUT ke-81 RRI, Selasa, 8 September 2026. Dialog tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara RRI, masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.

Anggota DPR RI Komisi VII, Ilham Permana, menilai usia ke-81 tahun menjadi momentum bagi RRI untuk semakin menghadirkan dampak nyata dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam pengembangan UMKM. Menurutnya, RRI perlu terus membersamai pelaku usaha dalam menghadapi persoalan serta menghadirkan solusi melalui promosi yang kreatif dan inovatif.

"Di usia RRI yang ke-81 tahun, sudah saatnya RRI semakin memberikan dampak nyata dalam kehidupan masyarakat, terutama bagi pengembangan UMKM. RRI harus terus membersamai pelaku usaha dalam menghadapi persoalan dan membantu menghadirkan solusi agar promosi di berbagai bidang dapat berjalan secara kreatif dan inovatif," kata Ilham Permana.

Anggota Komisi VII DPR RI, Ilham Permana saat menjadi narasumber di Pro 1 RRI Bogor membahas peran RRI di usia ke-81 tahun, Selasa, 8 September 2026. (Foto: RRI/Sonni)

RRI secara nasional, termasuk RRI Bogor, akan terus melakukan berbagai upaya untuk membersamai masyarakat, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, serta menghadirkan promosi yang kreatif dan inovatif demi mendukung pemberdayaan ekonomi di tengah masyarakat. Di usia ke-81 tahun, RRI diharapkan semakin mengoptimalkan perannya sebagai media publik yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....