Cek Kesehatan Gratis untuk Lansia, Sehat Lebih Lama dengan Deteksi Dini
- 26 Agt 2026 12:44 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Di usia senja, mengetahui kondisi tubuh bukan lagi sekadar soal angka pada hasil pemeriksaan, tetapi menjadi bekal untuk menjalani hari dengan lebih tenang.
- Pada akhirnya, nilai CKG bukan semata-mata terletak pada pemeriksaan yang diberikan tanpa biaya, tetapi pada apa yang dilakukan setelah hasil pemeriksaan diketahui.
RRI.CO.ID, Bogor - Di usia senja, mengetahui kondisi tubuh bukan lagi sekadar soal angka pada hasil pemeriksaan, tetapi menjadi bekal untuk menjalani hari dengan lebih tenang. Melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG), lansia mendapat kesempatan mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sekaligus memperoleh pengetahuan mengenai penyakit yang mungkin diderita.
Kader Posyandu RW 07 Kota Bogor, Siti Rochmah, yang juga seorang lansia, merasakan langsung manfaat pemeriksaan tersebut.
“Sebagai lansia, saya merasa sangat terbantu dengan adanya cek kesehatan gratis, karena kita jadi tahu kondisi kesehatan dan bisa lebih menjaga diri sesuai dengan hasil pemeriksaan,” ujar Siti, Rabu 26 Agustus 2026.
Bagi Siti, pemeriksaan kesehatan memberikan kesadaran bahwa rasa sehat tidak selalu berarti tubuh benar-benar terbebas dari penyakit. Mengetahui kondisi sejak awal membuat lansia memiliki kesempatan untuk mengikuti anjuran tenaga kesehatan, mengubah kebiasaan, dan tetap menjalani aktivitas di masa tua.
Kepala Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor, Masayu Rubianti, mengatakan Puskesmas memiliki peran penting dalam memastikan hasil pemeriksaan kesehatan masyarakat tidak berhenti pada proses skrining.
“Puskesmas bukan hanya tempat masyarakat datang ketika sakit, tetapi juga menjadi tempat untuk mendeteksi masalah kesehatan sejak dini dan memberikan tindak lanjut sesuai kondisi pasien,” kata Masayu.
Menurut Masayu, keberadaan layanan kesehatan primer yang dekat dengan masyarakat memudahkan lansia memperoleh pemeriksaan tanpa harus langsung mendatangi rumah sakit. Hasil pemeriksaan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi, penanganan awal, maupun rujukan apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan pelayanan lebih lanjut.
Program CKG sendiri dirancang untuk menjangkau masyarakat dari bayi hingga lanjut usia, dengan tujuan memberikan rekomendasi kesehatan bagi mereka yang sehat serta pelayanan medis bagi masyarakat yang ditemukan memiliki penyakit tertentu. Pada 2026, Kementerian Kesehatan juga menekankan bahwa CKG tidak berhenti pada skrining, tetapi harus dilanjutkan dengan pencegahan dan penanganan terhadap hasil pemeriksaan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena, mengajak masyarakat, terutama lansia, memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk mengetahui kondisi tubuh lebih awal.
“Kami mengajak masyarakat terutama lansia untuk melakukan cek kesehatan, supaya mengetahui apa yang diderita dan bisa melakukan pencegahan serta penanganan sedini mungkin,” ujar Erna.
Secara regulasi, pelaksanaan CKG pada 2026 memiliki petunjuk teknis melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/84/2026 tentang Petunjuk Teknis Cek Kesehatan Gratis yang ditetapkan pada 9 Februari 2026. Aturan tersebut menjadi pedoman penyelenggaraan program CKG dan berstatus berlaku.
Sementara itu, peran Puskesmas dalam pelayanan kesehatan primer juga diperkuat melalui Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pusat Kesehatan Masyarakat. Regulasi tersebut mengatur tugas, fungsi, kewenangan, peningkatan mutu, jejaring pelayanan, pencatatan, pembinaan, pengawasan, dan pendanaan Puskesmas.
Dalam aturan tersebut, pelayanan kesehatan primer diarahkan untuk memperkuat upaya promotif dan preventif berdasarkan siklus kehidupan, termasuk melalui jejaring Puskesmas, Posyandu, serta kunjungan rumah oleh kader. Pola pelayanan ini membuat deteksi kesehatan tidak hanya berlangsung di fasilitas kesehatan, tetapi dapat semakin dekat dengan keluarga dan lingkungan masyarakat.
Bagi lansia, CKG menjadi momentum untuk berhenti sejenak dan mendengarkan pesan dari tubuh yang selama ini menemani perjalanan hidup. Pemeriksaan sederhana dapat membuka pengetahuan baru mengenai tekanan darah, gula darah, faktor risiko penyakit, hingga kebutuhan tindak lanjut yang sebelumnya mungkin tidak diketahui.
Pada akhirnya, nilai CKG bukan semata-mata terletak pada pemeriksaan yang diberikan tanpa biaya, tetapi pada apa yang dilakukan setelah hasil pemeriksaan diketahui. Ketika lansia memahami kondisi kesehatannya, mendapatkan pendampingan Puskesmas, dan mulai melakukan pencegahan, cek kesehatan gratis dapat menjadi langkah nyata untuk membantu mereka tetap sehat, mandiri, dan melanjutkan kehidupan dengan lebih berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....