Dari Peluh ke Merah Putih, Asa Paskibraka Bogor Menggema
- 13 Agt 2026 18:10 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Di bawah terik matahari, langkah para anggota Paskibraka Kota Bogor terus diulang hingga gerakannya semakin presisi dan seragam.
- Dari lapangan latihan itu, Paskibraka Kota Bogor ditempa untuk tampil disiplin, presisi, dan bermental kuat, dengan harapan mampu menunjukkan kualitas yang layak menjadi representasi generasi muda Bogor berstandar nasional.
RRI.CO.ID, Bogor - Di bawah terik matahari, langkah para anggota Paskibraka Kota Bogor terus diulang hingga gerakannya semakin presisi dan seragam. Peluh yang jatuh dari wajah para pelajar menjadi bagian dari proses panjang untuk menyiapkan pasukan yang tidak hanya siap mengibarkan dan menurunkan Merah Putih, tetapi juga berpotensi memiliki standar penampilan tingkat nasional.
Bagi Gusti Arya Kamandanu, pelajar Rimba Madya yang menjadi anggota Paskibraka Kota Bogor, persiapan fisik dan mental bukan sesuatu yang dibangun secara tiba-tiba.
“Persiapan mental dan fisik sudah saya lakukan sejak SMP, dan saya sangat senang karena bisa mendapatkan pelatihan ini, karena menjadi Paskibraka merupakan kesempatan yang mungkin hanya sekali seumur hidup,” ujarnya, Kamis, 13 Agustus 2026.
Latihan yang dijalani tidak berhenti pada kemampuan berdiri tegap dan berjalan dalam formasi. Lutfiana Ramadhani merasakan baris-berbaris sebagai tantangan yang menuntut kesungguhan, terlebih dirinya ingin memberikan penampilan terbaik pada saat menjalankan tugas negara di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dorongan orang tua menjadi salah satu alasan Lutfiana berani mengambil kesempatan tersebut setelah motivasi menjadi Paskibraka tumbuh sejak kecil. Baginya, setiap gerakan yang terus diulang merupakan proses untuk membentuk kedisiplinan sekaligus membuktikan bahwa dirinya mampu membawa nama Kota Bogor dengan penampilan terbaik.
Di lapangan, intensitas latihan terus ditingkatkan untuk membentuk kemampuan fisik sekaligus mental para anggota. Pelatih Paskibraka Kota Bogor, Serda TNI Dicky Arinato, mengoptimalkan latihan secara bertahap agar setiap anggota mampu menghadapi tekanan dan menjaga konsentrasi selama menjalankan tugas.
“Latihan fisik dan mental terus kita tingkatkan dengan intensitas yang disesuaikan, kemudian kita optimalkan agar mereka benar-benar siap menjalankan tugas,” kata Dicky.
Menurutnya, kesiapan tersebut menjadi bagian penting untuk membentuk pasukan yang memiliki kemampuan dan penampilan mendekati standar nasional. Di tengah latihan yang menguras tenaga, kondisi kesehatan para anggota juga menjadi perhatian.
Personel Dinas Kesehatan Kota Bogor, Ilham Nurdiansyah, melakukan pemeriksaan rutin serta menyiapkan dukungan kesehatan, termasuk pemantauan asupan gizi dan kebutuhan obat-obatan agar para anggota tetap bugar.
“Pengecekan kesehatan kita lakukan secara rutin karena latihan mereka cukup berat, termasuk menghadapi panas dan kelelahan fisik maupun mental,” ujar Ilham.
Dukungan tersebut diperlukan agar kondisi kesehatan tidak menjadi hambatan ketika para anggota menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera. Kesiapan pasukan kemudian diperkuat melalui kolaborasi dengan personel TNI dari Lanud Atang Sendjaja.
Komandan Pasukan Paskibraka Kota Bogor, Letda TNI Abiseka, melakukan kalibrasi bersama anggota untuk menyelaraskan gerakan sehingga mereka dapat menjalankan tugas secara bersama-sama dan penuh kekompakan.
Setiap langkah, hentakan, dan keringat yang dikeluarkan selama latihan menjadi investasi menuju satu momen penting ketika Merah Putih dikibarkan dan diturunkan. Dari lapangan latihan itu, Paskibraka Kota Bogor ditempa untuk tampil disiplin, presisi, dan bermental kuat, dengan harapan mampu menunjukkan kualitas yang layak menjadi representasi generasi muda Bogor berstandar nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....