Program SAE Bekali Warga Binaan Lapas Paledang

  • 11 Jan 2026 20:08 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor : Suasana warga binaan lapas Paledang Bogor berubah dengan adanya pola pembinaan dan pengasuhan melalui program pemberdayaan kelembagaan masyarakat, Minggu (11/1/2026). Pemberdayaan warga binaan lapas Paledang Bogor berlangsung dengan adanya sejumlah program padat karya. Warga binaan mendapatkan pelatihan maggot budidaya ayam petelur dan ternak lele.

Kasubsi Sarana Kerja, Lapas Paledang Bogor, Risyal Hardiyanto menjelaskan program budidaya maggot menjadi salah satu cara agar warga binaan mendapatkan pola pengasuhan untuk bisa berkarya selama menjalani masa hukuman.

"Dalam program yang berkolaborasi dengan CV ragam ternak mandiri mengajarkan pola budidaya maggot dari makanan hasil sisa warga binaan yang organik hasil pemilihan sampah di dalam blok hunian," ujarnya.

Budidaya maggot ini terdapat tempat khusus yang semua sarana prasarananya sudah terpenuhi sehingga warga binaan bisa langsung mempraktekkan ilmu yang sudah mendapatkan pembelajaran dari hasil kolaborasi dengan berbagai bidang.

"Maggot ini menjadi salah satu cara mendapatkan penghasilan dengan menjual panen maggot kepada pengepul sehingga nantinya mereka warga binaan juga bisa berproses menjadi masyarakat yang mempunyai keterampilan saat bebas nanti," katanya.

Salah seorang Staf Kegiatan Kerja warga binaan Lapas Paledang Bogor Noval mengatakan selain budidaya maggot terdapat sejumlah pelatihan dan pembinaan pemberdayaan warga binaan seperti ternak ayam petelur dan lele.

Proses ternak ayam petelur ini juga berlangsung di halaman belakang lapas Paledang Bogor yang tetap mendapatkan penjagaan dari petugas untuk mengantisipasi adanya tindakan yang melanggar aturan karena mereka masih dalam proses pembinaan menuju bebas.

"Untuk budidaya lele berjenis Sangkuriang juga sudah tersedia dan saat ini memasuki usia sekitar 1 bulan sehingga dalam waktu sedikitnya 2 hingga 3 bulan ke depan bisa memanen hasil yang nantinya akan dipergunakan persediaan makanan di lapas Paledang Bogor," paparnya.

Kasubsi Registrasi Lapas Paledang Bogor Muhammad Anggry satriawan memaparkan mereka yang berhak untuk mendapatkan program pembinaan dengan tajuk Program SAE Sarana Asimilasi dan Edukasi ini merupakan Warga binaan yang sudah menjalani 2/3 masa tahanan atau sudah mendekati masa pembebasan.

Mereka mendapatkan pembinaan langsung dari Kalapas Paledang Bogor Budiman secara berkelanjutan sebagai bagian mewujudkan program Astacita Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dibawah Presiden Prabowo Subianto.

"Untuk nantinya hasil dari budidaya maggot ternak lele dan ayam petelur akan menjadi penghasilan mereka yang uang premi akan kembali diberikan kepada mereka saat bebas nanti," tandasnya.

Lapas Paledang juga akan menjadi salah satu andalan dalam pembinaan warga binaan termasuk menjaga ketahanan pangan sehingga nantinya Lembaga pemasyarakatan mendapatkan hasil signifikan dan warga binaan bisa kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang sudah mereka dapatkan selama menjalani masa hukumannya.

Rekomendasi Berita