Pemkot Bogor Perkuat Peran IWAPI, Bantu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
- 06 Okt 2026 22:23 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Pertumbuhan ekonomi Kota Bogor terus menunjukkan peningkatan dari 2024 hingga 2026, seiring kontribusi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
- Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha menghadapi tantangan bisnis, termasuk pengembangan produk, akses permodalan, dan perluasan pasar.
RRI.CO.ID, Bogor - Pertumbuhan ekonomi Kota Bogor terus menunjukkan peningkatan dari 2024 hingga 2026, seiring kontribusi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kondisi tersebut membuat peran Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dan pemangku kepentingan lainnya perlu terus diperkuat dalam mendukung aktivitas perekonomian daerah.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menyebut pertumbuhan ekonomi Kota Bogor meningkat dari 5,15 persen pada 2024 menjadi 5,45 persen pada 2025. Tren peningkatan tersebut diperkirakan berlanjut pada 2026 dengan kontribusi individu, kelompok UMKM, serta dunia usaha di Kota Bogor.
“Di tahun 2024, pertumbuhan ekonomi kita di 5,15 persen, di 2025 meningkat menjadi 5,45 persen. Dan bahkan di 2026 trennya akan naik lagi,” kata Jenal Mutaqin dalam Temu Bisnis IWAPI Kota Bogor di Balai Kota Bogor, Selasa, 6 Oktober 2026.
Jenal mengatakan pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk IWAPI, memiliki peran dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Kota Bogor. Karena itu, IWAPI diminta terus memperluas kontribusinya melalui kolaborasi, pendampingan, dan penguatan kapasitas para pelaku usaha.
| Baca juga: DPRD Bogor Perkuat UMKM dan Stabilitas Harga |
“Aksesibilitas, kolaborasi, dan sinergitas untuk peningkatan ekonomi kami dengan tangan terbuka akan terus siap memfasilitasi dan membantu,” ujar Jenal.
Pemkot Bogor juga meminta perangkat daerah terkait dan perbankan memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi UMKM melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Ketua DPC IWAPI Kota Bogor, Dhany Rose mengatakan Temu Bisnis merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Bogor, IWAPI, dan sejumlah pemangku kepentingan. Kegiatan tersebut membahas strategi pengembangan usaha sekaligus pendampingan bagi perempuan kepala keluarga dan pelaku UKM.
“Tentu kami berkeinginan kepada Pemerintah Kota Bogor, terutama di bidang terkait, agar terus berkolaborasi dan memberikan pendampingan terhadap kami,” tutur Dhany Rose.
Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha menghadapi tantangan bisnis, termasuk pengembangan produk, akses permodalan, dan perluasan pasar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....