Cashless Society: Dompet Tipis, Transaksi Nggak Pernah Habis

  • 07 Agt 2026 16:20 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Pernah merasa dompet semakin tipis, tetapi aktivitas belanja justru semakin sering? Perubahan cara masyarakat bertransaksi kini semakin terasa, dari penggunaan uang tunai menuju pembayaran digital yang cukup dilakukan lewat sentuhan layar ponsel.

Fenomena ini dikenal sebagai cashless society, yaitu kondisi ketika masyarakat semakin terbiasa melakukan transaksi tanpa uang fisik. Membeli makanan, membayar transportasi, berbelanja kebutuhan sehari-hari, hingga melunasi tagihan kini dapat dilakukan secara digital.

Kemudahan tersebut membuat transaksi menjadi lebih praktis karena masyarakat tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar atau mencari ATM. Dengan dompet digital, mobile banking, kartu debit, maupun pembayaran berbasis QR, transaksi dapat diselesaikan hanya dalam hitungan detik.

Perubahan ini tidak hanya terjadi di pusat perbelanjaan atau restoran modern. Pedagang kecil, warung, pelaku UMKM, hingga penjual makanan di lingkungan permukiman pun kini semakin akrab dengan pembayaran digital.

Di balik kemudahannya, transaksi digital juga menghadirkan tantangan baru. Karena uang tidak lagi berbentuk fisik, seseorang sering kali tidak menyadari besarnya pengeluaran akibat transaksi kecil yang dilakukan berulang kali.

Oleh karena itu, kemampuan mengatur keuangan menjadi semakin penting. Masyarakat perlu disiplin mencatat pengeluaran, menetapkan anggaran, serta membedakan antara kebutuhan dan keinginan agar tidak terjebak perilaku konsumtif.

Selain itu, perkembangan cashless society juga menuntut peningkatan literasi digital dan keamanan transaksi. Masyarakat perlu menjaga PIN, kata sandi, kode OTP, serta tidak sembarangan membagikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.

Pada akhirnya, cashless society bukan sekadar tentang meninggalkan uang kertas dan koin, melainkan perubahan cara mengelola keuangan di era digital. Tantangan terbesarnya bukan hanya membayar dengan cepat, tetapi juga tetap bijak agar saldo rekening dan kebiasaan berbelanja tetap terkendali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....