BPS Ungkap Kota Bogor Mengalami Inflasi 0,52 Persen pada Maret 2026
- 02 Apr 2026 10:47 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor, mencatat pada bulan Maret 2026, Kota Bogor mengalami inflasi sebesar 0,52 persen secara bulan ke bulan (b-to-b). Hal itu diungkapkan Kepala BPS Kota Bogor, Gandari Adianti pada Rabu 1 April 2026.
Jika dibandingkan pada Maret 2025 terjadi inflasi sebesar 1,54 persen (termasuk kembalinya tarif normal listrik). Secara tahunan inflasi Kota Bogor pada posisi Maret 2026 sebesar 3,84 persen dan inflasi tahun kalender sebesar sebesar 1,22 persen.
“Terjadi kenaikan indeks harga konsumen (IHK) dari 111,24 pada Februari 2026 menjadi 111,82 pada Maret 2026”, jelas Kepala BPS Kota Bogor, Gandari Andianti.
Inflasi bulan ke bulan (b-ke-b) pada bulan Maret 2026, berasal dari 11 kelompok pengeluaran, terdapat 6 kelompok pengeluaran mengalami inflasi, 2 kelompok pengeluaran mengalami deflasi dan 3 kelompok pengeluaran tidak mengalami perubahan indeks harga atau sangat kecil. Bila dilihat dari urutan andil terbesar Kelompok yang mengalami inflasi adalah Kelompok Makanan, Minuman, Rokok dan Tembakau inflasi sebesar 1,47 persen dengan andil sebesar 0,39 persen.
Lalu diikuti dengan Kelompok Pengeluaran Transportasi inflasi 0,82 persen dengan andil 0,09 persen, kelompok Pakaian dan Alas Kaki inflasi 0,25 persen dengan andil 0,01 persen, kelompok Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan inflasi 0,51 persen dengan andil 0,02 persen, kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya yakni sebesar 0,14 persen dengan andil inflasi sebesar 0,01 persen, kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran inflasi 0,03 persen dengan andil 0,00 persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga mengalami deflasi sebesar 0,01 persen dengan andil 0,00 persen.
Sementara pada kelompok Kesehatan mengalami deflasi 0,08 persen dengan andil 0,00 persen. Sedangkan Kelompok pengeluaran Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga, kelompok Pendidikan dan Kelompok Rekreasi, Olahraga, & Budaya tidak mengalami perubahan indeks atau sangat kecil.
Komoditas penyumbang utama inflasi bulan ke bulan (b-ke-b) adalah naiknya harga Beras, Cabai Merah, Daging Ayam Ras, Bensin, Air Kemasan, Sayur Bayam, Ikan Mas, Minyak Goreng, Telur Ayam Ras dan Angkutan Antar Kota.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....