Pemkot Pastikan Koperasi Merah Putih Bebas Penyelewengan

  • 27 Okt 2025 20:02 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor : Pemkot Bogor menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan Koperasi Merah Putih agar tidak terjadi penyelewengan dana dan kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

Melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Perdagangan dan Perindustrian (Dinkukmdagin), Pemkot Bogor menggelar pelatihan bagi para pengawas Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) se-Kota Bogor di Bogor Utara, Senin (27/10/2025).

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah konkret dalam memastikan koperasi beroperasi secara transparan, profesional dan akuntabel. Menurutnya, pengawasan harus berjalan dari hulu ke hilir agar tidak ada potensi penyimpangan keuangan maupun praktik yang merugikan anggota.

“Pengawas harus memahami sepenuhnya mekanisme keuangan koperasi. Jangan sampai ada dana yang keluar tanpa pertanggungjawaban. Transparansi adalah kunci agar koperasi dipercaya masyarakat,” ujar Dedie Rachim.

Ia menjelaskan, koperasi Merah Putih merupakan bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan membangun ekonomi kerakyatan. Karena itu, koperasi tidak boleh bersaing dengan pelaku usaha masyarakat lainnya, tetapi harus menjadi masyarakat lainnya, tetapi harus menjadi mitra yang berjalan bersama untuk menciptakan kesejahteraan.

“Koperasi ini tidak boleh menjadi saingan rakyat. Justru harus membantu masyarakat agar maju bersama. Dengan pengawasan yang ketat dan laporan keuangan terbuka, koperasi akan tumbuh sehat dan dipercaya,” tegasnya.

Selain berfokus pada penguatan tata kelola keuangan, pelatihan ini juga membahas peluang koperasi dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), pengolahan limbah makanan, hingga pengembangan usaha berbasis komunitas seperti toko sembako, apotek, dan jasa pelayanan publik.

Kepala Dinkukmdagin Kota Bogor Rahmat Hidayat mengungkapkan pelatihan ini diikuti oleh 68 pengawas koperasi dari seluruh kelurahan di Kota Bogor. Mereka diharapkan menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap transaksi koperasi sesuai aturan dan berorientasi pada kesejahteraan anggota.

Dengan peningkatan kapasitas pengawas, Pemkot Bogor berharap Koperasi Merah Putih dapat menjadi contoh tata kelola keuangan yang bersih, transparan, dan berdaya saing, sekaligus menjadi pilar ekonomi rakyat menuju Indonesia Emas 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....