Kota Bogor Alami Deflasi 0,54Persen, Januari 2025
- 04 Feb 2025 16:23 WIB
- Bogor
KBRN, Bogor: Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor, merilis Indeks Harga Konsumen dan inflasi Kota Bogor Januari 2025. Melalui keterangan persnya pada Senin (3/2/2025).
Kepala BPS Kota Bogor, Gandari Adianti menyebut, bahwa secara bulan ke bulan Kota Bogor mengalami deflasi sebesar - 0,54% dan secara tahun ke tahun mengalami inflasi sebesar 1,15%. Kondisi ini juga terjadi di Jawa Barat dan nasional, yang sama-sama mengalami deflasi bila dilihat secara bulan ke bulan.
“Secara month to month terjadi deflasi sebesar 0,54%, deflasi ini cukup dalam apabila kita bandingkan dengan keadaan Desember 2024 yang mengalami inflasi sebesar 0,49%. Secara year to date tercatat sebesar -0,54%, sedangkan secara year on year ini mengalami inflasi sebesar 1,15%. Apabila secara nasional dan Jawa Barat di month to month semua mengalami deflasi, Jawa Barat mengalami deflaai sebesar 0,68% sedangkan nasional mengalami deflaai sebeaar 0,76%,” ungkap Gandari Adianti, Senin (3/2/2025).
Sementara andil terbesar terhadap deflasi di Kota Bogor, secara bulanan tercatat berasal dari kelompok perumahan, air, listrik, bahan bakar rumah tangga mencapai -5,84%. Sementara komoditas yang memiliki andil inflasi terbesar di Kota Bogor yakni kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 2,48%.
“Berdasarkan kelompok pengeluaran maka pengeluaran rumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga ini memberikan andil terhadap deflasi yang cukup tinggi sebesar -1,29% dengan tingkat inflasi pada kelompok pengeluaran ini sebesar -5,84%. Sedangkan yang mengalami inflasi tertinggi adalah kelompok pengeluaran makanan, minuman, tembakau sebesar 2,48% dengan andil terhadap inflasi sebesar 0,66%,” jelasnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor senantiasa berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bogor, untuk berupaya mengendalikan inflasi dengan menjaga daya beli masyarakat serta menstabilkan harga bahan kebutuhan pokok masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....