Investasi Singapura Rp10 Miliar Masuk Kota Bogor, UMKM Didorong Berkembang

  • 21 Sep 2026 17:26 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Investasi penanaman modal asing asal Singapura masuk ke Kota Bogor melalui penandatanganan nota kesepahaman antara pengusaha Indonesia dan pengusaha Singapura yang disaksikan langsung Wali Kota Bogor.
  • Kerja sama investasi antara pengusaha Indonesia dan Singapura tersebut diharapkan tidak berhenti pada penanaman modal, tetapi berkembang menjadi penguatan sektor usaha lokal.

RRI.CO.ID, Bogor - Investasi penanaman modal asing asal Singapura masuk ke Kota Bogor melalui penandatanganan nota kesepahaman antara pengusaha Indonesia dan pengusaha Singapura yang disaksikan langsung Wali Kota Bogor Dedie Rachim, di Balai Kota Bogor, Senin, 21 September 2026.

Komitmen investasi awal yang masuk ke Kota Bogor mencapai Rp10 miliar dan berpeluang berkembang hingga sedikitnya Rp40 miliar untuk pengembangan usaha bidang penanganan hama serta pemberdayaan UMKM. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembentukan kerja sama usaha antara APCO Group dan Entech Global Solution asal Singapura melalui PT Entech Apco Environmental.

Direktur Utama PT ASA Panca Cipta Optima, Harlan Bengardi mengatakan investasi tersebut menjadi bagian dari pengembangan usaha penanganan hama sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi di Kota Bogor.

“Komitmen investasi awal untuk Kota Bogor saat ini sebesar Rp10 miliar dan dapat berkembang paling tidak menjadi Rp40 miliar,” ujar Harlan Bengardi.

Menurutnya, pengembangan usaha tersebut juga diarahkan untuk memberikan dampak lebih luas melalui pemberdayaan UMKM dan penguatan kegiatan ekonomi masyarakat. Harlan menjelaskan pemberdayaan UMKM menjadi bagian dari pengembangan investasi tersebut melalui dukungan permodalan yang ditempatkan di Bank Kota Bogor. Dana yang disiapkan untuk mendukung pembiayaan usaha UMKM tersebut mencapai Rp2,5 miliar.

Direktur Utama Bank Kota Bogor, Tommy Indra Gunawan, mengatakan dana tersebut dapat disalurkan kepada pelaku UMKM untuk mendukung kebutuhan pengembangan usaha.

“Dana ini bisa dibagikan kepada UMKM dengan maksimal Kredit Usaha Rakyat sebesar Rp100 juta, sehingga pelaku usaha dapat mengembangkan usahanya,” kata Tommy.

Menurut Tommy, dukungan pembiayaan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem usaha yang mempertemukan investasi dengan kebutuhan pelaku UMKM. Penguatan akses permodalan diharapkan dapat membantu UMKM meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas aktivitas ekonomi di Kota Bogor.

Kerja sama investasi antara pengusaha Indonesia dan Singapura tersebut diharapkan tidak berhenti pada penanaman modal, tetapi berkembang menjadi penguatan sektor usaha lokal. Pengembangan industri penanganan hama, dukungan permodalan UMKM, dan peran Bank Kota Bogor menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat investasi bagi perekonomian daerah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....