Pedagang Pasar Gembrong Soroti Kemunculan PKL Liar
- 06 Apr 2026 18:16 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Gembrong Sukasari terus menjadi perhatian.
- Pemerintah Kota Bogor juga telah menyiapkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk membantu permodalan para pedagang.
RRI.CO.ID, Bogor – Penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Gembrong Sukasari terus menjadi perhatian. Para pedagang di dalam pasar meminta pemerintah menegakkan aturan agar seluruh PKL masuk ke lokasi resmi demi menciptakan ketertiban.
Salah satu pedagang Pasar Gembrong, Haikal, menyampaikan bahwa penataan perlu dilakukan secara menyeluruh tanpa pengecualian. Ia menilai keseragaman aturan akan menciptakan persaingan usaha yang lebih adil bagi seluruh pedagang.
“Kami ingin semua aturan tentang penataan PKL dijalankan dan mereka masuk ke dalam pasar,” ujarnya, Senin 6 April 2026.
Haikal menambahkan, indikasi munculnya kembali PKL di kawasan Sukasari tetap menjadi kewaspadaan. Menurutnya, para PKL kerap bermain kucing-kucingan dengan Pemerintah Kota Bogor dengan menggelar dagangan secara tidak tetap.
Ia pun mendesak pemerintah bersikap tegas dalam penanganan PKL di kawasan Sukasari. Haikal berharap para pedagang luar dapat bergabung berjualan di dalam pasar bersama pedagang yang telah lebih dulu menempati lapak resmi.
Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menjelaskan bahwa penanganan dan penataan pasar hingga saat ini masih terus berlangsung. Pemerintah tetap melakukan pengawasan agar kawasan tetap tertib dan tidak kembali semrawut.
“Memang ada indikasi PKL bermain kucing-kucingan dengan petugas dengan menggelar barang dagangannya secara tersembunyi. Meski demikian kami mengajak mereka masuk ke dalam pasar resmi seperti Pasar Gembrong atau Pasar Jambu Dua,” jelasnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Bogor juga telah menyiapkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk membantu permodalan para pedagang. Langkah tersebut diharapkan mendorong PKL beralih ke pasar resmi sekaligus mendukung penataan kawasan perdagangan agar lebih rapi dan nyaman bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....