Solusi Bangun Indonesia Bukukan Laba Rp659 Miliar di tengah Tekanan Industri

  • 31 Mar 2026 18:06 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - PT Solusi Bangun Indonesia Tbk melaporkan kinerja keuangan di tengah perlambatan pasar semen nasional. Berdasarkan data Asosiasi Perusahaan Semen Seluruh Indonesia (ASPERSSI), sepanjang tahun 2025, volume produksi semen nasional tercatat turun sekitar 4,5% dari 67,8 juta ton menjadi 64,7 juta ton.

Sejalan dengan itu, penjualan semen domestik juga menurun sekitar 1,5%. Perlambatan tersebut dipengaruhi oleh melemahnya daya beli masyarakat, curah hujan tinggi yang menunda aktivitas konstruksi, serta perlambatan sejumlah proyek infrastruktur.

Sementara itu, industri semen nasional juga masih menghadapi tantangan kelebihan kapasitas produksi, sehingga memperketat persaingan di pasar domestik. Industri juga terus melakukan efisiensi produksi dan memaksimalkan energi dengan bahan bakar alternatif sesuai dengan program pemerintah.

“Pada aspek operational excellence, kami meningkatkan efisiensi produksi, optimalisasi energi dan bahan bakar alternatif. Sedangkan pengelolaan pemasaran dan penjualan difokuskan pada penguatan merek dan saluran distribusi terutama di area-area dengan marjin tinggi. Strategi tersebut diperkuat dengan program efisiensi biaya untuk pengendalian biaya yang terukur dan penurunan beban keuangan,” ungkap Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk., Rizki Kresno, Selasa 31 Maret 2026.

Pada tahun 2025 lalu momentum transformasi dalam sinergi bersama SIG selaku induk usaha untuk memperkuat resilensi di tengah tekanan industri. Sebagai bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Solusi Bangun Indonesia melaksanakan strategi transformasi yang berfokus pada optimalisasi operational excellence.

Selain itu dilakukan juga peningkatan pengelolaan pemasaran dan penjualan, serta program efisiensi biaya di berbagai lini untuk menjaga fundamental dan profitabilitas di tengah tekanan industri.

Strategi transformasi yang dijalankan secara konsisten sejak semester kedua tahun 2025 tersebut, membantu Solusi Bangun Indonesia membukukan volume penjualan semen dan terak sebesar 12,1 juta ton dan pendapatan tercatat Rp10,7 triliun. Beban pokok pendapatan tercatat Rp8,32 triliun, EBITDA mencapai Rp1,87 triliun, laba periode berjalan mencapai Rp659 miliar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....