Anta Sports Ambil Alih Kendali Saham Puma 1,79 Miliar USD
- 28 Jan 2026 14:11 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor: Anta Sports dari Tiongkok mengumumkan rencana pembelian saham pengendali Puma senilai 1,79 miliar dolar AS. Langkah ini disampaikan melalui pengajuan resmi di bursa pada Selasa, 27 Januari 2026 kemarin.
Perusahaan tersebut akan membeli 43 juta saham Puma dari Artemis dengan harga 35 euro per lembar. Transaksi ini membuat Anta memegang 29 persen kepemilikan di perusahaan Jerman itu.
Harga saham yang dibayarkan Anta tercatat lebih dari 60 persen di atas penutupan terakhir saham Puma menurut data Bloomberg. Keseluruhan nilai kesepakatan diperkirakan mencapai sekitar 1,51 miliar euro.
Anta menilai investasi ini sebagai strategi memperkuat pengaruh global dan memperluas jangkauan merek di pasar internasional. Perusahaan tersebut juga melihat peluang besar untuk memperdalam penetrasi di pasar Tiongkok.
Manajemen Anta meyakini nilai saham Puma belum sepenuhnya mencerminkan potensi jangka panjangnya. Meski tidak berniat melakukan akuisisi penuh, Anta membuka opsi untuk menjalin kemitraan lebih mendalam di masa depan.
Pihak Artemis memanfaatkan penjualan ini untuk mengalihkan sumber daya ke sektor lain yang dinilai lebih memberikan nilai tambah. Proses transaksi diproyeksikan rampung pada akhir tahun setelah memperoleh persetujuan regulator.
Pembelian akan dilakukan secara tunai dan disambut positif oleh pihak Puma sebagai sinyal kepercayaan terhadap arah bisnis mereka. Anta sendiri belum memberikan pernyataan lebih lanjut terkait langkah berikutnya.
Sebagai perusahaan berbasis di Fujian, Anta dikenal sebagai produsen perlengkapan olahraga besar dengan portofolio merek global. Melalui Amer Sports, Anta membawahi merek seperti Wilson, Arc’teryx, hingga Salomon.
Ekspansi Anta semakin meluas setelah akuisisi Amer pada 2019 dengan nilai 5,2 miliar dolar AS. Mereka juga memiliki hak distribusi untuk merek internasional seperti Fila dan Descente di pasar Tiongkok.
Euromonitor International mencatat Anta kini menjadi produsen perlengkapan olahraga terbesar ketiga di dunia setelah Nike dan Adidas. Pembelian saham Puma dipandang sebagai upaya memperpendek jarak dengan dua pemimpin industri tersebut.
Anta diperkirakan mendapatkan keuntungan dari reputasi global Puma serta posisinya yang kuat di pasar India yang tumbuh pesat. Kemitraan Puma dengan Hyrox juga dinilai dapat mendongkrak potensi bisnis Anta di segmen kebugaran.
Bagi Puma, suntikan modal dari transaksi ini menjadi peluang memperbaiki performa perusahaan. Mereka sedang berjuang menghadapi pelemahan permintaan dengan penurunan penjualan lebih dari 15 persen pada kuartal ketiga tahun lalu.
Manajemen Puma tengah melakukan penataan ulang untuk memperkuat citra merek dan memperbaiki kualitas distribusi. Perusahaan juga mengembangkan strategi baru demi meningkatkan daya saing produk.
Puma menargetkan kembali masuk dalam jajaran tiga besar merek olahraga dunia di masa mendatang. Tahun 2026 dipandang sebagai masa transisi sebelum pertumbuhan diharapkan pulih pada 2027.
Perusahaan akan merilis laporan keuangan penuh untuk tahun 2025 pada 26 Februari 2026 nanti. Laporan tersebut menjadi acuan penting untuk melihat arah baru Puma setelah proses restrukturisasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....