Mengapa Sebagian Orang Tidak Suka Ikan?
- 27 Jan 2026 19:36 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Ikan dikenal sebagai sumber protein berkualitas tinggi serta kaya akan omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan otak. Meski demikian, tidak semua orang menyukai ikan. Ketidaksukaan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari pengalaman inderawi hingga kebiasaan makan sejak kecil.
Salah satu alasan utama adalah aroma ikan yang khas. Bagi sebagian orang, bau amis pada ikan terasa menyengat dan tidak nyaman. Aroma tersebut biasanya muncul jika ikan tidak segar atau diolah dengan cara yang kurang tepat, sehingga menimbulkan persepsi negatif terhadap ikan secara umum.
Tekstur ikan juga menjadi faktor penentu. Daging ikan yang lembek, mudah hancur, atau memiliki banyak duri sering dianggap merepotkan saat dikonsumsi. Pengalaman tersedak duri, terutama pada masa kanak-kanak, dapat meninggalkan trauma dan membuat seseorang enggan makan ikan hingga dewasa.
Selain itu, rasa ikan yang dianggap “kuat” atau berbeda dari daging ayam dan sapi juga menjadi alasan. Beberapa jenis ikan memiliki rasa laut yang dominan sehingga tidak cocok dengan selera semua orang. Sensitivitas indera perasa setiap individu berbeda, sehingga respons terhadap rasa ikan pun beragam.
Faktor kebiasaan dan lingkungan turut berpengaruh. Orang yang sejak kecil jarang mengonsumsi ikan cenderung tidak terbiasa dengan rasa dan aromanya. Budaya makanan keluarga dan daerah juga menentukan apakah ikan menjadi menu utama atau hanya makanan pelengkap.
Cara pengolahan yang monoton atau kurang menarik juga dapat menurunkan minat seseorang terhadap ikan. Ikan yang selalu disajikan dengan cara digoreng atau direbus tanpa variasi bumbu sering kali terasa membosankan dan kurang menggugah selera.
Meski demikian, ketidaksukaan terhadap ikan sebenarnya dapat diatasi. Pemilihan ikan segar, teknik memasak yang tepat, serta penggunaan bumbu dan rempah dapat mengurangi aroma amis dan meningkatkan cita rasa. Pengolahan seperti dipanggang, dibuat sup, atau diolah menjadi nugget dan bakso ikan juga bisa menjadi alternatif yang lebih disukai.
Pada akhirnya, memahami alasan di balik ketidaksukaan terhadap ikan dapat membantu menemukan cara agar asupan gizi tetap terpenuhi. Dengan pendekatan yang tepat, ikan dapat menjadi makanan sehat yang lebih mudah diterima dan dinikmati.