Ojiw Hidupkan Sosok Jenderal Sudirman lewat Cosplay
- 31 Agt 2026 14:54 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Ojiw sukses mencuri perhatian saat tampil sebagai Panglima Besar Jenderal Sudirman dalam rangkaian Festival Merah Putih Bogor
- Menurutnya, sang panglima merupakan sosok yang sangat dicintai masyarakat Indonesia, bukan hanya karena perjuangannya, tetapi juga kepribadian dan keteladanannya
- Pengalaman tersebut membuat Ojiw melihat cosplay sebagai salah satu cara sederhana untuk mengenalkan sejarah kepada generasi muda
RRI.CO.ID, Bogor - Supri Maulana Ashidiqi Fawzy atau yang akrab disapa Ojiw sukses mencuri perhatian saat tampil sebagai Panglima Besar Jenderal Sudirman dalam rangkaian Festival Merah Putih Bogor 2026. Penampilannya yang dinilai sangat mirip dengan sosok sang jenderal bahkan menjadi perbincangan masyarakat. Di balik penampilan tersebut, ternyata ide cosplay itu bermula dari Dandenpom, Bapak Aditya Mahdi, yang saat itu melihat ramainya kegiatan napak tilas Jenderal Sudirman pada 2025. Suhu Guntur kemudian menginisiasi pencarian sosok yang tepat untuk memerankan Jenderal Sudirman, hingga akhirnya Ojiw terpilih dari ratusan relawan Festival Merah Putih.
Bagi Ojiw, Jenderal Sudirman bukan sekadar tokoh sejarah yang memiliki kemiripan secara visual dengannya. Ia tertarik pada sosok sang panglima karena keteguhan, keberanian, serta jiwa kepemimpinannya yang luar biasa. Semangat Jenderal Sudirman untuk terus berjuang dan memimpin dalam kondisi sakit dan serba terbatas menjadi salah satu nilai yang paling menginspirasinya. Terlebih, Jenderal Sudirman juga pernah menginjakkan kaki di Kota Bogor, sehingga Ojiw merasa memiliki kedekatan tersendiri dengan tokoh yang diperankannya.

Foto: Dok. Festival Merah Putih 2026
Saat pertama kali mendapat tawaran tersebut, Ojiw justru sempat mempertanyakan apakah dirinya cocok memerankan Jenderal Sudirman. Menurutnya, sang panglima merupakan sosok yang sangat dicintai masyarakat Indonesia, bukan hanya karena perjuangannya, tetapi juga kepribadian dan keteladanannya. Karena itu, kemiripan fisik bukan menjadi fokus utamanya. Ojiw lebih memikirkan bagaimana dirinya dapat membawa karakter Jenderal Sudirman dengan baik dan menghormati sosok yang diperankannya.
Untuk mencapai penampilan yang meyakinkan, Ojiw melakukan persiapan cukup detail. Ia mencari coat yang sesuai hingga menemukan sebuah toko kecil di Bandung, kemudian melengkapi penampilan dengan berbagai aksesori seperti blankon, keris, dan tongkat. Ia juga mempelajari sejumlah foto Jenderal Sudirman untuk menyesuaikan gestur, ekspresi, hingga cara membawa diri. Menurut Ojiw, detail kecil tersebut penting agar penampilannya tidak hanya terlihat mirip secara fisik, tetapi juga mampu menghadirkan karakter dan wibawa sang panglima.
Riset yang dilakukan Ojiw pun tidak berhenti pada pakaian dan penampilan luar. Ia turut memperhatikan sisi personal Jenderal Sudirman, termasuk kebiasaan murah senyum, aura ketika berjalan, gaya hormat, hingga ekspresi saat tersenyum. Berbagai detail tersebut dipelajari agar karakter yang ditampilkan terasa lebih hidup. Tantangan terbesar justru berada pada bagaimana mempertahankan gestur, ekspresi, dan pembawaan selama tampil, karena menurut Ojiw, memerankan pahlawan nasional memiliki tanggung jawab yang berbeda dibandingkan memainkan karakter fiksi.
Totalitas tersebut kemudian mendapat respons luar biasa dari masyarakat. Ojiw mengaku cukup terkejut ketika mengetahui penampilannya menjadi viral dan banyak orang menilai dirinya sangat mirip dengan Jenderal Sudirman. Bahkan, ada masyarakat yang menyebutnya dengan ungkapan, “Jenderal hidup lagi.” Meski demikian, Ojiw sendiri mengaku tidak merasa memiliki kemiripan yang begitu kuat. Baginya, perhatian publik justru menjadi pengalaman menarik sekaligus pengingat bahwa memerankan tokoh sejarah bukan hanya persoalan menyerupai penampilan, melainkan juga membawa semangat dan perjuangan tokoh tersebut.
Menariknya, pengalaman tersebut membuat Ojiw melihat cosplay sebagai salah satu cara sederhana untuk mengenalkan sejarah kepada generasi muda. Ia awalnya tidak memiliki tujuan khusus untuk memberikan edukasi melalui cosplay, tetapi respons masyarakat, terutama anak muda yang kemudian penasaran terhadap sosok Jenderal Sudirman, membuat pandangannya berubah. Untuk saat ini, Ojiw belum berencana memerankan tokoh sejarah lain. Jika kembali mendapat kesempatan, ia justru ingin tetap menjadi Jenderal Sudirman dan menggali lebih dalam karakter, perjuangan, serta nilai keteladanan sang panglima agar sosoknya tidak hanya dikenang melalui kemiripan wajah, tetapi juga melalui semangat perjuangannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....