Beda Negara Beda Cara Merayakan Ulang Tahun, Berikut Faktanya

  • 14 Agt 2026 17:58 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Ulang tahun menjadi momen istimewa yang dirayakan dengan berbagai cara di seluruh dunia. Jika di Indonesia perayaan ulang tahun sering identik dengan kue, lilin, dan doa bersama, sejumlah negara memiliki tradisi unik yang berbeda sesuai dengan budaya masing-masing.

1. Korea Selatan: Menyantap Sup Rumput Laut

Di Korea Selatan, salah satu makanan yang erat dengan perayaan ulang tahun adalah miyeokguk, atau sup rumput laut. Hidangan ini memiliki makna khusus karena mengingatkan pada makanan yang biasa dikonsumsi ibu setelah melahirkan.

Tradisi tersebut membuat ulang tahun tidak hanya menjadi momentum merayakan bertambahnya usia, tetapi juga kesempatan untuk mengenang perjuangan dan kasih sayang seorang ibu.

2. Jerman: Tidak Mengucapkan Selamat Terlalu Dini

Di Jerman, terdapat kepercayaan untuk tidak mengucapkan selamat ulang tahun sebelum hari kelahiran seseorang tiba. Mengucapkan selamat terlalu awal dipercaya sebagian masyarakat dapat membawa kesialan.

Karena itu, ucapan ulang tahun biasanya diberikan tepat pada hari kelahiran atau setelah waktunya tiba.

3. Meksiko: Tradisi Memukul Piñata

Di Meksiko, perayaan ulang tahun anak dapat diramaikan dengan piñata, wadah berbentuk menarik yang diisi permen atau hadiah kecil. Piñata kemudian digantung dan dipukul secara bergantian hingga isinya berjatuhan.

Tradisi ini membuat pesta ulang tahun menjadi lebih meriah karena melibatkan permainan dan kebersamaan antara anak-anak serta keluarga.

4. Denmark: Bendera Menjadi Bagian Perayaan

Di Denmark, bendera nasional menjadi salah satu simbol yang kerap hadir dalam perayaan ulang tahun. Bendera dapat digunakan untuk menghias rumah, meja makan, maupun kue.

Kehadiran bendera tersebut membuat suasana ulang tahun terasa lebih meriah sekaligus menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat dalam merayakan hari istimewa.

5. India: Mengenakan Pakaian Baru

Di sejumlah keluarga di India, ulang tahun dapat dirayakan dengan mengenakan pakaian baru. Anak yang berulang tahun juga dapat menerima hadiah, berkumpul bersama keluarga, dan menikmati makanan khas dalam suasana penuh kebahagiaan.

Tradisi ini menunjukkan bahwa perayaan ulang tahun dapat menjadi momentum untuk mengawali usia baru dengan sesuatu yang dianggap baik dan istimewa.

6. Indonesia: Kue, Doa, dan Kebersamaan

Di Indonesia, perayaan ulang tahun memiliki banyak bentuk, mulai dari acara sederhana bersama keluarga hingga pesta yang lebih besar. Kue ulang tahun, lilin, ucapan selamat, doa, dan pemberian hadiah menjadi bagian yang cukup umum ditemukan.

Meski bentuk perayaannya berbeda-beda, inti dari ulang tahun tetap sama, yaitu mensyukuri perjalanan hidup sekaligus berbagi kebahagiaan bersama orang-orang terdekat.

Perbedaan tradisi tersebut menunjukkan bahwa ulang tahun bukan sekadar perayaan bertambahnya usia. Di balik makanan, permainan, pakaian, hingga hiasan yang digunakan, terdapat nilai budaya dan makna keluarga yang membuat setiap perayaan memiliki ciri khas tersendiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....