22 Mei World Goth Day, Bukan Sesat tapi Gaya Hidup
- 21 Mei 2026 06:16 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Gaya berpakaian serba hitam, musik bernuansa gelap, hingga riasan khas menjadi identitas yang lekat dengan budaya goth. Meski sering dianggap unik dan berbeda, komunitas goth terus berkembang dan memiliki penggemar di berbagai negara.
Budaya tersebut kemudian diperingati melalui World Goth Day yang jatuh setiap tanggal 22 Mei. Peringatan ini menjadi momen bagi komunitas goth untuk mengekspresikan diri dan memperkenalkan budaya mereka kepada masyarakat luas.
World Goth Day pertama kali dikenal setelah adanya siaran khusus tentang budaya goth di Inggris pada tahun 2009. Sejak saat itu, peringatan ini mulai dirayakan oleh komunitas goth di berbagai belahan dunia.
Dilansir dari National Today, budaya goth berkembang dari genre musik post-punk pada akhir 1970-an dan awal 1980-an. Musik menjadi salah satu elemen penting yang membentuk identitas komunitas ini hingga sekarang.
Selain musik, budaya goth juga identik dengan seni, sastra, dan fashion bernuansa gelap yang sering dijadikan fashion statement oleh para penggemarnya. Gaya berpakaian serba hitam hingga aksesori khas menjadi bentuk ekspresi diri dalam komunitas goth.
World Goth Day biasanya dirayakan melalui konser musik, festival komunitas, hingga pertemuan para penggemar goth. Tidak sedikit pula yang membagikan karya seni dan gaya fashion mereka melalui media sosial.
Meski sering mendapat stereotip negatif, komunitas goth dikenal memiliki solidaritas yang kuat dan kreatif dalam mengekspresikan seni. Budaya ini juga terus berkembang mengikuti tren modern tanpa meninggalkan ciri khasnya.
World Goth Day menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki cara berbeda dalam mengekspresikan identitas dan kreativitas mereka. Perbedaan tersebut menjadi bagian dari keberagaman budaya populer di dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....