Survei Global: Jepang Unggul dalam Kesopanan, Bagaimana Posisi Indonesia

  • 29 Mar 2026 08:57 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Sebuah survei global yang dilakukan oleh layanan keuangan digital Remitly mengungkap daftar negara dengan penduduk paling sopan di dunia. Hasil penelitian ini menempatkan Jepang di posisi pertama dan Kanada di urutan kedua. Menariknya, Indonesia yang dikenal sebagai negara ramah, ternyata tidak termasuk dalam 20 besar, menyoroti perbedaan persepsi antara kesopanan lokal dan pandangan internasional.

Melansir Time Out, Sabtu 28 Maret 2026, penelitian ini melibatkan 4.697 responden dari 26 negara. Tujuannya adalah menilai persepsi masyarakat global tentang kesopanan, termasuk sopan santun dalam interaksi sehari-hari, penggunaan bahasa yang baik, dan kebiasaan mengucapkan “maaf”, “tolong”, dan “terima kasih”. Survei juga menyoroti interaksi dengan turis asing, termasuk kesiapan membantu dan cara menghadapi kendala bahasa, yang menjadi indikator penting dalam menilai kesopanan suatu negara.

Peringkat dibuat berdasarkan persentase responden yang menyebut satu negara memiliki masyarakat yang sopan, ramah, dan menghormati aturan sosial. Metode ini menekankan persepsi publik global, bukan penilaian akademik objektif, sehingga hasilnya mencerminkan pengalaman subjektif masyarakat dunia.

Jepang menduduki posisi pertama dengan 35,15 persen responden menyatakan penduduk Negeri Sakura sangat sopan. Budaya membungkuk ketika menyapa, menghargai ruang pribadi, dan menekankan keharmonisan sosial membuat Jepang diakui secara luas sebagai negara yang menempatkan sopan santun dalam setiap aspek kehidupan. Hal ini menjadikan interaksi sosial di Jepang tertib dan harmonis, baik antarwarga lokal maupun terhadap pengunjung.

Kanada berada di peringkat kedua dengan 13,5 persen, disusul Inggris di peringkat ketiga dengan 6,23 persen. Penduduk kedua negara dikenal sering meminta maaf, menggunakan kata “tolong” dan “terima kasih”, serta disiplin menghormati antrean. Budaya sopan ini mencerminkan kesadaran sosial yang tinggi, dan interaksi publik dibangun atas dasar saling menghormati dan tata krama yang konsisten.

Negara lain yang masuk daftar 20 besar termasuk Cina, Jerman, Filipina, Swedia, Denmark, Finlandia, Afrika Selatan, Australia, dan Swiss. Keberagaman peringkat ini menunjukkan bahwa konsep kesopanan sangat dipengaruhi oleh budaya, norma sosial, dan interaksi antarwarga, sehingga standar kesopanan tidak selalu universal dan dapat berbeda dari satu negara ke negara lain.

Dikutip dari survei Remitly, meski Indonesia terkenal ramah dan hangat terhadap tamu asing, persepsi global mengenai kesopanan formal menempatkan negara ini di luar 20 besar. Hal ini menunjukkan bahwa kesopanan yang dirasakan masyarakat internasional tidak selalu selaras dengan kesopanan sehari-hari yang dialami di dalam negeri. Indonesia masih memiliki peluang untuk menonjolkan budaya sopan santunnya di kancah global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....