Persiapan Peserta IMSO 2026 Indonesia Menghadapi Jawara Matematika Dunia
- 04 Okt 2026 11:22 WIB
- Bogor
Video
RRI.CO.ID, Bogor - Ketua Umum Pelaksanaan International Mathematics and Science Olympiad (IMSO), Raden Ridwan Hasan Saputra mengatakan penyelenggaraan IMSO-23 di Indonesia memiliki makna historis, mengingat Indonesia merupakan negara tempat IMSO pertama kali digagas dan diselenggarakan pada 2004.
Seluruh peserta Indonesia telah melalui pembekalan matang sebelum memasuki tahap ujian teori, eksplorasi, dan eksperimen. Adapun kompetisi utama IMSO-23 berlangsung pada tanggal 4–5 Oktober 2026 dalam tiga kategori, yaitu Teori I, Teori II, serta Eksplorasi dan Eksperimen.
Persaingan medali diprediksi berlangsung sengit karena keterlibatan negara-negara yang memiliki pembinaan sains terstruktur. Seperti Singapura, Cina, dan Vietnam menjadi lawan terberat, Karena mereka sudah fokus, dan di sekolahnya memang menyelenggarakan program studi khusus memperdalam matematika dan IPA
Kompetisi tahun ini memiliki makna historis dan emosional yang mendalam seiring dengan kembalinya IMSO pulang ke rumah yaitu Indonesia, negara tempat olimpiade internasional ini pertama kali dicetuskan dan dilahirkan. Sejak pertama kali diselenggarakan di Jakarta pada 2004, lanjutnya, Indonesia telah beberapa kali menjadi tuan rumah IMSO, antara lain di Mataram, Yogyakarta, Denpasar, dan Tangerang.
IMSO di Indonesia menjadi momentum untuk melanjutkan semangat awal ajang ini sebagai ruang bagi murid sekolah dasar mengembangkan talenta dan kemampuan berpikir. Ajang tersebut juga mendorong tumbuhnya minat serta kecintaan siswa terhadap matematika dan sains.
Pada tahun ini, delegasi Indonesia menurunkan 63 peserta pada IMSO-23, terdiri atas 32 peserta bidang Matematika dan 31 peserta bidang Sains. Mereka disaring melalui dua jalur utama, yakni peraih medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) serta seleksi mandiri yang dilaksanakan KPM dalam tiga tahap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....