Pesantren Eco Saintek Muhammadiyah Hadir di Bogor
- 03 Mei 2026 19:59 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Pesantren SMA Eco Saintek Muhammadiyah resmi diluncurkan di Kota Bogor dengan mengusung konsep pendidikan ramah lingkungan berbasis sains dan teknologi.
- konsep pesantren Eco Saintek masih tergolong jarang di Indonesia sehingga berpotensi menjadi model baru dalam pengembangan pendidikan berbasis lingkungan.
Video
RRI.CO.ID, Bogor – Pesantren SMA Eco Saintek Muhammadiyah resmi diluncurkan di Kota Bogor dengan mengusung konsep pendidikan ramah lingkungan berbasis sains dan teknologi. Peresmian berlangsung di Jalan Al-Hikmah, Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti dalam agenda tersebut. Kehadiran lembaga pendidikan ini dinilai sebagai langkah inovatif dalam mengintegrasikan pendidikan, lingkungan, dan teknologi.
Di tengah kegiatan, Minggu, 3 Mei 2026, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa sekolah ini dirancang tidak hanya sebagai institusi pendidikan formal, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter peduli lingkungan.
“Ini merupakan SMA yang dirancang sebagai satuan pendidikan ramah lingkungan, sekaligus membangun karakter murid agar memiliki kepedulian terhadap alam dan kemampuan mengelolanya melalui sains dan teknologi,” ujarnya.
Ia menambahkan, konsep pesantren Eco Saintek masih tergolong jarang di Indonesia sehingga berpotensi menjadi model baru dalam pengembangan pendidikan berbasis lingkungan. Menurutnya, pendekatan ini dapat menjadi penguatan dari program sekolah Adiwiyata dengan menekankan sistem pembelajaran dan pembiasaan perilaku ramah lingkungan.
Dedie Rachim menyambut positif kehadiran pesantren tersebut karena sejalan dengan program Pemerintah Kota Bogor dalam pengelolaan lingkungan dan persampahan.
“Kami berharap kehadiran Eco Saintek ini bisa menjadi contoh nyata dalam pengelolaan lingkungan berbasis pendidikan dan teknologi,” katanya, seraya menambahkan bahwa Pemkot tengah menyiapkan pembangunan dua fasilitas pengolahan sampah menjadi energi sebagai solusi berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....