Universitas Islam Bogor Diresmikan, Siap Cetak SDM Unggul

  • 12 Apr 2026 13:49 WIB
  •  Bogor
Video

RRI.CO.ID, Bogor – Peluncuran Universitas Islam Bogor menjadi momentum penting dalam pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Bogor. Kehadirannya diharapkan tidak hanya melayani masyarakat lokal, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran bagi generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya universitas ini. Ia menilai, kehadiran lembaga pendidikan tersebut merupakan harapan bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, Universitas Islam Bogor memiliki potensi besar untuk menjadi tempat menimba ilmu bagi mahasiswa dari berbagai wilayah, tidak hanya dari Bogor, tetapi juga dari daerah lain seperti Papua dan Kalimantan. Ia berharap, kampus ini dapat menjadi titik awal pengabdian bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Sementara itu, Rektor Universitas Islam Bogor, Syamsul Rizal, menegaskan komitmen kampus untuk terbuka bagi seluruh kalangan. Tidak hanya berfokus pada pendidikan keagamaan, universitas ini juga menghadirkan program studi di bidang sains dan kesehatan.

Ia menjelaskan, ke depan Universitas Islam Bogor akan semakin inklusif, baik dari sisi latar belakang mahasiswa maupun cakupan wilayah. Berbagai program beasiswa juga telah disiapkan, mulai dari bantuan untuk masyarakat kurang mampu hingga beasiswa prestasi, seperti tahfidz Al-Qur’an, kemampuan membaca kitab kuning, serta keterampilan khusus lainnya.

“Ke depan kita ingin lebih terbuka lagi untuk seluruh masyarakat, tidak hanya dari Bogor, tetapi dari seluruh Indonesia,” ujarnya, Sabtu 11 April 2026.

Dukungan terhadap pengembangan universitas ini juga disampaikan Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Ummul Quro Al Islami, Saiful Falah. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai pesantren sebagai fondasi utama dalam pengembangan institusi pendidikan tersebut.

Menurutnya, Universitas Islam Bogor merupakan kelanjutan dari perjalanan panjang pesantren yang kemudian berkembang menjadi institut, hingga akhirnya menjadi universitas. Nilai-nilai keislaman, khususnya ajaran Ahlus Sunnah wal Jamaah, akan tetap menjadi pijakan utama dalam proses pendidikan.

Ia juga mendorong kolaborasi antara lembaga pendidikan dengan pemerintah daerah dan DPRD guna meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor. Bahkan, ia optimistis program peningkatan pendidikan seperti “satu desa satu sarjana” dapat berkembang lebih jauh.

“Bukan hanya satu, bahkan bisa lima sarjana dalam satu desa. Ini menjadi harapan besar untuk mencetak sumber daya manusia unggul,” ungkapnya.

Dengan komitmen bersama dari berbagai pihak, Universitas Islam Bogor diharapkan mampu menjadi pusat peradaban baru di bidang pendidikan, sekaligus mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....