Minim Petunjuk Korban, Operasi SAR Tambang Pongkor Ditutup

  • 21 Jan 2026 13:38 WIB
  •  Bogor
Video

RRI.CO.ID, Bogor – Operasi pencarian dan pertolongan terhadap tiga orang yang diduga hilang di kawasan penambangan PT Antam UBPE Pongkor, Kabupaten Bogor, resmi dihentikan pada Selasa malam, 20 Januari 2026. Keputusan tersebut diambil setelah tim SAR menilai upaya pencarian tidak lagi efektif karena tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan dengan membagi tim ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU I melakukan penyisiran langsung ke lubang galian tambang tradisional berdasarkan keterangan saksi, sementara SRU II bersiaga sebagai tim medis di luar area tambang.

"Dalam proses pencarian, tim rescue harus masuk ke lubang galian dengan kedalaman sekitar 200 meter dan diameter 50 hingga 70 sentimeter. Petugas dilengkapi alat pelindung diri lengkap, self contained breathing apparatus, detektor gas, serta peralatan khusus untuk operasi penyelamatan di ruang terbatas," ujarnya, Rabu 21 Januari 2026.

Desiana mengatakan, hingga batas waktu pencarian yang ditentukan, tidak ditemukan korban maupun petunjuk lain sesuai area pencarian yang telah ditetapkan. Setelah dilakukan debriefing dan evaluasi bersama pemangku kepentingan, saksi, serta keluarga korban, operasi SAR dinyatakan dapat dihentikan sesuai Peraturan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Nomor 3 Tahun 2020.

Menutup keterangannya, Desiana mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan terkait kawasan objek vital nasional, termasuk area pertambangan. Ia menegaskan, larangan masuk ke wilayah tersebut dibuat demi melindungi keselamatan jiwa dan mencegah risiko fatal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....