Basarnas Membagi Tim, Pencarian Penambang Pongkor Dilanjutkan
- 20 Jan 2026 14:01 WIB
- Bogor
Video
RRI.CO.ID, Bogor – Personel rescue Basarnas melalui Kantor SAR Jakarta bersama Basarnas Special Group (BSG) menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan terjebaknya sejumlah penambang di kawasan PT Antam UBPE Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Selasa, 13 Januari 2026 dini hari, setelah muncul asap dari dalam area galian tambang.
Berdasarkan pantauan dan informasi awal yang diterima pada Minggu, 18 Januari 2026, sejumlah penambang dilaporkan sempat berhasil keluar dari lokasi. Namun, keterangan saksi menyebutkan masih ada beberapa penambang lokal yang diduga tertinggal di dalam lubang tambang dan membutuhkan pertolongan SAR.
Kepala Kantor SAR Jakarta selaku SAR Mission Coordinator, Desiana Kartika Bahari, menjelaskan bahwa tim SAR telah melakukan asesmen menyeluruh di lokasi sejak Minggu, 18 Januari hingga Senin, 19 Januari 2026 malam. Hasil asesmen awal menunjukkan area tersebut merupakan tambang yang sudah ditutup dan memiliki tingkat risiko tinggi sehingga memerlukan perencanaan operasi yang matang.
Ia menambahkan, kondisi di dalam tambang dinilai tidak stabil dengan beberapa titik pelapukan serta kualitas udara yang tidak aman untuk pernapasan. Oleh karena itu, operasi SAR membutuhkan peralatan khusus seperti Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) dan perlengkapan penyelamatan ruang terbatas mengingat jalur tambang yang sempit dengan diameter sekitar satu meter.
Pada Selasa, 20 Januari 2026, operasi pencarian dilanjutkan dengan membagi tim SAR menjadi dua kelompok, yakni tim pencarian dan tim siaga evakuasi serta medis. Berdasarkan data sementara, terdapat tiga orang penambang yang masih dalam pencarian, yakni Ak dan Ad yang seluruhnya merupakan warga Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....