Bukan Cuma Spons, 10 Benda Ini juga Sarang Kuman

  • 06 Okt 2026 17:16 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID,Bogor - Spons cuci piring kerap disebut sebagai salah satu benda di rumah yang paling mudah menjadi tempat berkembangnya kuman. Kondisinya yang lembap dan sering bersentuhan dengan sisa makanan membuat spons perlu dibersihkan dan diganti secara berkala.

Namun, spons bukan satu-satunya benda yang perlu diperhatikan. Ada sejumlah barang yang digunakan setiap hari dan sering luput dari perhatian, padahal juga dapat menjadi tempat berkumpulnya bakteri dan kuman.

Kebiasaan menyentuh berbagai benda dengan tangan membuat permukaannya mudah terkontaminasi. Apalagi jika barang tersebut jarang dibersihkan atau berada di tempat yang lembap.

Beberapa benda bahkan digunakan berulang kali tanpa disadari bahwa permukaannya telah terpapar kotoran. Jika tidak dibersihkan dengan benar, kuman dapat berpindah dari benda ke tangan dan kemudian masuk ke tubuh saat seseorang makan atau menyentuh wajah.

Karena itu, menjaga kebersihan rumah tidak cukup hanya dengan mengepel lantai atau mencuci peralatan makan. Benda-benda yang sering disentuh juga perlu masuk dalam daftar rutin pembersihan.

Menariknya, beberapa barang tersebut berada sangat dekat dengan aktivitas sehari-hari. Mulai dari dapur, kamar mandi, ruang keluarga hingga benda pribadi yang hampir selalu digunakan.

Lantas, apa saja barang di rumah yang ternyata bisa menjadi sarang kuman selain spons cuci piring? Berikut beberapa di antaranya.

  1. Lap Dapur

    Lap dapur sering digunakan untuk mengeringkan tangan, membersihkan meja hingga mengelap tumpahan makanan. Penggunaan berulang dalam kondisi lembap membuat lap mudah menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme.

    Sebaiknya lap dapur dicuci secara rutin menggunakan deterjen dan dikeringkan hingga benar-benar kering sebelum digunakan kembali.

  2. Talenan

    Talenan, terutama yang digunakan untuk memotong daging mentah, dapat menyimpan sisa bahan makanan di celah permukaannya. Jika tidak dicuci dengan baik, bakteri dapat tertinggal dan berpindah ke bahan makanan lain.

    Pisahkan talenan untuk bahan mentah dan makanan siap santap jika memungkinkan. Setelah digunakan, cuci dengan sabun dan air mengalir lalu keringkan.

  3. Gagang Pintu

    Gagang pintu termasuk benda yang sering disentuh banyak orang. Tangan yang belum bersih dapat memindahkan kotoran dan mikroorganisme ke permukaannya.

    Bersihkan gagang pintu secara berkala, terutama pada area yang sering digunakan seperti pintu kamar mandi, pintu utama dan pintu kamar.

  4. Remote Televisi

    Remote televisi sering berpindah tangan dan jarang dibersihkan. Celah di antara tombol juga dapat menyimpan debu, minyak dari tangan dan kotoran lainnya.

    Bersihkan permukaan remote menggunakan kain yang sesuai dan hindari membuat perangkat terlalu basah agar tidak merusak bagian elektronik.

  5. Ponsel

    Ponsel hampir selalu dibawa ke berbagai tempat dan disentuh berkali-kali dalam sehari. Setelah memegang uang, pintu, meja atau benda lain, tangan kembali menyentuh layar ponsel.

    Membersihkan permukaan ponsel secara rutin dapat membantu mengurangi kotoran yang menempel. Pastikan menggunakan bahan pembersih yang aman untuk perangkat.

  6. Keyboard dan Mouse

    Keyboard dan mouse komputer juga sering luput dari perhatian. Debu, serpihan makanan dan minyak dari tangan dapat menumpuk, terutama jika perangkat digunakan setiap hari.

    Bersihkan permukaannya secara berkala dan hindari makan langsung di atas keyboard untuk mengurangi masuknya sisa makanan ke sela-sela tombol.

  7. Spons Mandi dan Loofah

    Bukan hanya spons dapur, spons mandi juga dapat menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme jika selalu dibiarkan dalam kondisi basah.

    Setelah digunakan, bilas hingga bersih, peras dan letakkan di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Ganti secara berkala jika sudah mulai rusak atau berbau.

  8. Sikat Gigi dan Tempatnya

    Sikat gigi digunakan untuk membersihkan mulut, tetapi bagian bulunya dapat menjadi lembap setelah digunakan. Jika disimpan terlalu berdekatan dengan benda lain atau dalam wadah yang selalu basah, kebersihannya perlu lebih diperhatikan.

    Bilas sikat gigi setelah digunakan dan simpan dalam posisi tegak di tempat yang memungkinkan sirkulasi udara. Jangan berbagi sikat gigi dengan orang lain.

  9. Handuk

    Handuk yang digunakan berulang kali dalam kondisi lembap juga perlu mendapatkan perhatian. Kondisi lembap dapat membuat handuk lebih mudah berbau dan menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme.

    Jemur handuk hingga benar-benar kering dan cuci secara rutin. Hindari menggunakan handuk secara bergantian dengan anggota keluarga.

  10. Tas Belanja yang Dapat Digunakan Kembali

    Tas belanja kain atau tas reusable sering digunakan berulang kali. Jika pernah digunakan membawa bahan makanan, bagian dalamnya dapat terkena cairan, kotoran atau sisa makanan.

    Cuci tas yang bisa dicuci secara berkala dan pastikan benar-benar kering sebelum digunakan kembali.

Jangan Hanya Bersihkan yang Terlihat

Menjaga kebersihan rumah bukan berarti harus membersihkan semua benda setiap saat. Yang terpenting adalah mengenali benda yang sering disentuh, mudah lembap atau bersentuhan dengan makanan dan tubuh.

Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan, membersihkan permukaan yang sering disentuh, mencuci kain dan lap secara rutin serta mengeringkan benda yang lembap dapat membantu menjaga lingkungan rumah tetap bersih.

Dengan perhatian pada benda-benda kecil yang sering luput dari pengamatan, kebersihan rumah dapat lebih terjaga dan risiko perpindahan kuman melalui tangan maupun permukaan benda dapat diminimalkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....