Jangan Langsung Dibuang, Sayuran Layu Bisa Segar Lagi dengan Trik Ini
- 24 Jul 2026 16:37 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Sayuran yang mulai layu tidak selalu harus berakhir di tempat sampah. Jika penyebabnya hanya karena kehilangan kadar air selama penyimpanan, kesegarannya masih bisa dipulihkan dengan cara sederhana, yaitu merendamnya dalam air es.
Dikutip dari laman EatingWell, metode ini efektif untuk berbagai jenis sayuran, terutama sayuran berdaun seperti selada, bayam, dan kale. Selain itu, beberapa sayuran lain seperti wortel, seledri, dan lobak juga dapat kembali renyah setelah direndam.
Perendaman dalam air es selama sekitar 15 menit hingga satu jam membantu sayuran menyerap kembali air yang hilang. Proses tersebut membuat tekstur sayuran menjadi lebih segar sehingga tetap layak diolah untuk berbagai hidangan.
Para ahli menjelaskan bahwa sayuran layu belum tentu menandakan makanan tersebut sudah rusak. Kondisi itu umumnya terjadi karena berkurangnya kadar air, bukan karena kualitas sayuran telah menurun.
Sebelum direndam, bagian sayuran yang menghitam atau rusak sebaiknya dipotong terlebih dahulu. Setelah proses perendaman selesai, sayuran juga perlu dikeringkan dengan baik agar tidak mudah rusak saat disimpan kembali di dalam lemari pendingin.
Namun, cara ini tidak berlaku untuk semua kondisi sayuran. Sayuran yang sudah berlendir, berjamur, mengeluarkan bau tidak sedap, atau menunjukkan tanda-tanda pembusukan sebaiknya tidak dikonsumsi karena dapat membahayakan kesehatan.
Selain membantu mengembalikan kesegaran sayuran, kebiasaan memanfaatkan bahan makanan yang masih layak konsumsi juga dapat mengurangi pemborosan pangan. Langkah sederhana ini sekaligus membantu rumah tangga menghemat pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari.
Untuk menjaga kualitas sayuran lebih lama, masyarakat juga dianjurkan menyimpannya sesuai jenis masing-masing di dalam lemari pendingin. Penyimpanan yang tepat dapat memperlambat hilangnya kadar air sehingga sayuran tetap segar dan tidak cepat layu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....