19 Juni Jadi Pengingat Dunia, Kekerasan Seksual saat Konflik Masih Terjadi

  • 19 Jun 2026 06:56 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Konflik dan perang tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga meninggalkan dampak kemanusiaan yang mendalam bagi para korban. Salah satu persoalan yang masih menjadi perhatian dunia adalah kekerasan seksual yang terjadi dalam situasi konflik bersenjata.

Untuk meningkatkan kesadaran terhadap masalah tersebut, dunia memperingati International Day for the Elimination of Sexual Violence in Conflict atau Hari Internasional untuk Penghapusan Kekerasan Seksual dalam Konflik yang jatuh setiap tanggal 19 Juni. Melansir National Today, peringatan ini bertujuan menghormati para penyintas serta mendukung upaya pencegahan dan penghapusan kekerasan seksual dalam konflik.

Menurut National Today, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan peringatan ini pada 2015. Tanggal 19 Juni dipilih untuk mengenang adopsi Resolusi Dewan Keamanan PBB 1820 pada 2008 yang mengakui kekerasan seksual sebagai taktik perang dan ancaman terhadap perdamaian serta keamanan internasional.

International Day for the Elimination of Sexual Violence in Conflict juga menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian terhadap kebutuhan para penyintas. Peringatan ini mendorong masyarakat internasional untuk mendukung upaya perlindungan, pemulihan, dan penegakan keadilan bagi korban.

National Today menyebutkan bahwa kekerasan seksual dalam konflik dapat menimbulkan dampak jangka panjang, baik secara fisik maupun psikologis. Karena itu, berbagai pihak terus berupaya meningkatkan kesadaran serta memperkuat perlindungan terhadap kelompok yang rentan.

Berbagai organisasi internasional, lembaga kemanusiaan, dan komunitas di sejumlah negara memanfaatkan peringatan ini untuk menggelar kampanye edukasi. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mencegah segala bentuk kekerasan seksual dalam situasi konflik.

Peringatan ini juga menjadi pengingat bahwa perdamaian dan keamanan tidak hanya berkaitan dengan berakhirnya peperangan. Perlindungan terhadap hak dan martabat manusia menjadi bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih aman dan berkeadilan.

International Day for the Elimination of Sexual Violence in Conflict menunjukkan pentingnya kerja sama global dalam melindungi para penyintas dan mencegah terulangnya kekerasan seksual dalam konflik. Melalui peningkatan kesadaran dan dukungan bersama, masyarakat internasional diharapkan dapat mewujudkan lingkungan yang lebih aman bagi semua orang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....