El Nino 2026 Diprediksi Menguat hingga 2027
- 12 Jun 2026 05:22 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Nino akan mulai berkembang pada pertengahan 2026 dengan tingkat peluang yang cukup tinggi. Kondisi ini berpotensi memengaruhi pola cuaca di Indonesia dan sejumlah wilayah dunia dalam beberapa bulan ke depan.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengatakan peluang terjadinya El Nino berkategori moderat mencapai 98 persen, sedangkan peluang kategori kuat mencapai 62 persen. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers "Perkembangan Musim Kemarau 2026 di Indonesia" yang disiarkan melalui kanal YouTube Info BMKG pada Rabu, 10 Juni 2026.
Menurut Teuku Faisal, perkembangan El Nino perlu menjadi perhatian karena dapat memengaruhi kondisi iklim nasional, terutama selama musim kemarau. Fenomena ini umumnya berkaitan dengan berkurangnya curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia sehingga meningkatkan potensi kekeringan.
Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menjelaskan bahwa El Nino diperkirakan mulai aktif dalam waktu dekat dan berpotensi bertahan hingga awal 2027. Ia menegaskan bahwa dampak fenomena tersebut tidak hanya dirasakan di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara lain dengan karakteristik yang berbeda-beda.
Ardhasena menyebut Indonesia sebagai wilayah tropis memiliki ciri khas dampak El Nino berupa penurunan curah hujan. Akibatnya, kondisi cuaca cenderung lebih kering pada periode Juni hingga Januari. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pada akhir Oktober sebagian besar wilayah Indonesia biasanya mulai memasuki musim hujan.
Selain Indonesia, penurunan curah hujan akibat El Nino juga berpotensi terjadi di Brasil, kawasan subkontinen Asia, dan wilayah selatan Benua Afrika. Di sisi lain, beberapa kawasan lain justru dapat mengalami peningkatan curah hujan sebagai dampak dari perubahan sirkulasi atmosfer yang dipicu fenomena tersebut.
BMKG mengimbau pemerintah daerah, sektor pertanian, serta masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca dan iklim resmi guna mengantisipasi berbagai dampak yang mungkin muncul. Perkembangan El Nino pada 2026 menjadi perhatian global karena berpotensi memengaruhi ketersediaan air, produksi pangan, hingga risiko bencana hidrometeorologi di berbagai negara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....