Puasa Sunnah jelang Iduladha Memiliki Banyak Keutamaan

  • 25 Mei 2026 17:41 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah sunnah, salah satunya menjalankan puasa di bulan Dzulhijjah. Puasa sunnah yang umum dilakukan yakni puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah dan puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah.

Dikutip dari BAZNAS RI, Puasa Tarwiyah dilaksanakan sehari sebelum puasa Arafah. Sementara puasa Arafah bertepatan dengan waktu wukuf jamaah haji di Padang Arafah dan menjadi salah satu amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.

Dalam ajaran Islam, puasa Arafah memiliki keutamaan besar. Ibadah tersebut diyakini dapat menjadi sarana penghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun yang akan datang bagi umat Muslim yang menjalankannya dengan penuh keikhlasan.

Selain bernilai ibadah, puasa sunnah menjelang Idul Adha juga menjadi momentum melatih kesabaran dan pengendalian diri. Melalui puasa, umat Islam diajak meningkatkan ketakwaan sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama.

Pelaksanaan puasa sunnah Dzulhijjah diawali dengan membaca niat sebelum menjalankan ibadah puasa. Karena termasuk puasa sunnah, niat masih dapat dilakukan pada pagi hari selama seseorang belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Di sisi lain, puasa juga dinilai memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh apabila dijalankan dengan baik. Pola makan yang lebih teratur selama berpuasa dapat membantu menjaga metabolisme tubuh dan memberikan waktu istirahat bagi sistem pencernaan.

Momentum menjelang Idul Adha juga diharapkan menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak amalan lainnya seperti sedekah, zikir, dan membaca Al-Qur’an. Dengan memperbanyak ibadah pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah, diharapkan umat Muslim dapat meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....