Pecinta Skincare Wajib Tahu, 5 Bahan Ini Berbahaya bagi Lingkungan

  • 23 Mei 2026 23:25 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Tren penggunaan skincare ramah lingkungan kini semakin banyak diperbincangkan. Tidak hanya fokus pada manfaat untuk kulit, masyarakat juga mulai memperhatikan dampak produk kecantikan terhadap alam. Skincare ramah lingkungan sendiri merujuk pada produk yang menggunakan bahan lebih aman, mudah terurai, dan tidak mencemari ekosistem.

Sayangnya, masih banyak orang yang belum menyadari bahwa beberapa kandungan dalam produk skincare ternyata dapat memberikan efek negatif bagi lingkungan, terutama ekosistem laut. Karena itu, penting bagi pengguna skincare untuk mulai lebih teliti membaca daftar ingredients sebelum membeli produk.

  1. Oxybenzone dan Octinoxate
    Salah satu kandungan yang paling sering disorot adalah oxybenzone dan octinoxate. Dikutip dari Vogue, dua bahan ini umum ditemukan pada sunscreen atau sunblock karena efektif melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Namun, penelitian menunjukkan bahwa kandungan tersebut dapat merusak terumbu karang dan menghambat pertumbuhannya di laut. Kini, sejumlah negara bahkan mulai membatasi penggunaan bahan tersebut pada produk tabir surya. Sebagai alternatif, banyak ahli menyarankan penggunaan sunscreen dengan kandungan zinc oxide atau titanium dioxide yang dianggap lebih aman.
  2. Paraben
    Paraben juga menjadi bahan yang cukup kontroversial. Melansir Brightly, Kandungan ini sebenarnya digunakan sebagai pengawet agar produk skincare dan makeup tidak mudah ditumbuhi jamur atau bakteri. Namun, penggunaan paraben dalam jumlah tinggi disebut dapat menimbulkan dampak ekologis dan memicu kekhawatiran bagi kesehatan kulit. Tak heran jika kini banyak produk mulai mencantumkan label “paraben free” untuk menarik perhatian konsumen.
  3. Parfum Sintetis
    Bahan lain yang juga perlu diwaspadai adalah parfum sintetis atau synthetic fragrance. Menurut CV Skinlabs, kandungan ini sering dipakai untuk memberikan aroma harum pada moisturizer, sabun wajah, hingga body lotion. Meski terkesan sepele, sejumlah penelitian menyebut parfum sintetis dapat mengganggu kehidupan biota laut. Bahkan, ada laporan yang menyebut zat tersebut mampu memengaruhi sistem pertahanan sel pada hewan laut sehingga lebih rentan terhadap racun di lingkungan.
  4. Silikon
    Tak kalah populer, silikon juga sering ditemukan pada produk anti-aging, moisturizer, hingga body lotion. Penjelasan Beauty Independent, silikon memang mampu memberikan efek kulit terasa halus dan lembut. Namun, bahan ini sulit terurai secara alami sehingga berpotensi mencemari air dan lingkungan. Silikon yang masuk ke saluran air juga dikhawatirkan dapat dikonsumsi satwa liar dan berdampak pada rantai ekosistem.
  5. Triclosan
    Sementara itu, triclosan menjadi salah satu bahan yang paling banyak dihindari. Mengutip dari Be Beautiful, kandungan antibakteri ini kerap ditemukan pada hand cream, produk perawatan tubuh, hingga krim tertentu. Selain dapat memicu iritasi kulit, triclosan disebut berpotensi mengganggu biokimia hewan laut dan tanaman air. Karena itu, banyak ahli menyarankan untuk memilih produk berbahan alami dan bebas triclosan.

Meningkatnya kesadaran terhadap kandungan skincare menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit sekaligus kelestarian lingkungan. Memilih produk yang lebih aman bukan hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga membantu mengurangi dampak buruk terhadap alam di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....