Bulu Kuduk Berdiri saat Dengarkan Lagu? Otak Punya Jawabannya

  • 15 Mei 2026 07:03 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Bagi banyak orang, musik bukan sekadar hiburan yang menemani aktivitas sehari-hari. Ada lagu-lagu tertentu yang terasa begitu dekat dengan kehidupan hingga diputar berulang kali tanpa pernah membosankan.

Sebagian lagu mampu membawa seseorang kembali pada kenangan tertentu, mulai dari kisah cinta, persahabatan, hingga momen-momen penting dalam hidup. Tidak sedikit pula yang menjadikan musik sebagai sumber semangat ketika menghadapi hari yang berat atau suasana hati yang buruk.

Menariknya, beberapa orang bahkan mengalami sensasi merinding saat mendengarkan lagu favorit mereka. Bulu kuduk yang tiba-tiba berdiri ketika nada tertentu dimainkan ternyata bukan sekadar perasaan biasa, melainkan berkaitan langsung dengan cara otak memproses musik dan emosi.

Fenomena tersebut pernah diteliti oleh seorang sarjana Harvard bernama Matthew Sachs. Ia mencoba mencari tahu mengapa sebagian orang bisa merasakan emosi yang sangat kuat ketika mendengar musik, sementara yang lain tidak mengalami hal serupa.

Dalam penelitiannya, Sachs melibatkan 20 mahasiswa sebagai responden. Sepuluh orang mengaku sering merinding saat mendengarkan musik tertentu, sedangkan sepuluh lainnya tidak merasakan efek emosional yang sama.

Seluruh peserta kemudian menjalani pemindaian otak untuk melihat bagaimana musik memengaruhi sistem saraf mereka. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan struktur otak antara orang yang memiliki keterikatan emosional kuat dengan musik dan mereka yang tidak.

Orang yang mudah tersentuh oleh musik diketahui memiliki jaringan saraf yang lebih padat antara korteks pendengaran dan bagian otak yang mengatur emosi. Kondisi tersebut membuat komunikasi antara suara dan perasaan berlangsung lebih efektif dibandingkan kebanyakan orang.

Semakin efisien hubungan antara dua area otak itu, semakin besar pula kemungkinan seseorang mengalami respons emosional mendalam saat mendengarkan musik. Itulah sebabnya sebuah lagu terkadang bisa membuat seseorang merasa bahagia, sedih, terharu, bahkan merinding hanya dalam hitungan detik.

Penelitian ini menunjukkan bahwa musik memiliki pengaruh yang jauh lebih besar daripada sekadar bunyi atau hiburan semata. Lagu tertentu dapat menjadi jembatan emosional yang mampu menyentuh memori, perasaan, dan pengalaman hidup seseorang secara mendalam.

Tak heran jika setiap orang biasanya memiliki satu lagu spesial yang sulit digantikan oleh lagu lainnya. Di balik melodi dan lirik sederhana, ternyata tersimpan hubungan unik antara musik, emosi, dan cara kerja otak manusia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....