AI Permudah Aksi Penipuan, Waspada Modus Baru

  • 29 Mar 2026 20:13 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif dinilai semakin memudahkan pelaku kejahatan dalam melakukan aksi penipuan. Kemampuan AI yang semakin canggih memungkinkan pembuatan konten palsu dengan cepat dan sulit dibedakan dari yang asli.

Dilansir dari Digital Trends, sebuah riset terbaru mengungkap bahwa teknologi AI kini dapat dimanfaatkan untuk membuat pesan penipuan yang lebih meyakinkan, mulai dari email, suara tiruan, hingga video deepfake. Hal ini membuat korban semakin sulit mengenali modus penipuan.

Para pelaku dapat menggunakan AI untuk meniru gaya komunikasi seseorang, termasuk bahasa dan kebiasaan menulis, sehingga pesan yang dikirim terasa lebih personal dan kredibel. Bahkan, dalam beberapa kasus, teknologi ini mampu menghasilkan suara yang menyerupai orang tertentu untuk melakukan penipuan berbasis panggilan telepon.

Selain itu, AI generatif juga mempercepat proses pembuatan skenario penipuan. Jika sebelumnya membutuhkan waktu dan keterampilan tertentu, kini pelaku hanya perlu memanfaatkan alat berbasis AI untuk menghasilkan konten dalam hitungan menit.

Para ahli menilai kondisi ini menjadi tantangan baru dalam keamanan digital. Masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap berbagai bentuk komunikasi mencurigakan, terutama yang meminta data pribadi atau informasi keuangan.

Sebagai langkah pencegahan, penting bagi pengguna untuk selalu memverifikasi informasi yang diterima, tidak mudah percaya pada pesan mendesak, serta memanfaatkan fitur keamanan tambahan seperti autentikasi dua faktor.

Peningkatan literasi digital juga menjadi kunci agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam modus penipuan berbasis teknologi yang semakin berkembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....