Cara Sederhana Membuat Opor agar Tahan Lama
- 29 Mar 2026 13:43 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Opor ayam menjadi salah satu hidangan khas yang sering hadir saat momen spesial, terutama ketika Lebaran. Rasanya yang gurih, membuat opor selalu jadi favorit banyak orang.
Di balik kelezatannya, opor termasuk makanan yang cukup rentan basi. Memasak opor agar tahan lama sebenarnya tidak sulit, asalkan memperhatikan kebersihan, teknik memasak, dan cara penyimpanan yang tepat.
Agar opor tetap lezat dan aman dikonsumsi lebih lama, ada beberapa tips penting yang bisa Anda terapkan sejak proses memasak hingga penyimpanan. Tidak hanya menjaga kelezatan opor, tetapi juga memastikan makanan tetap aman dikonsumsi oleh keluarga.
- Gunakan Bahan yang Segar
Pilih ayam yang masih segar, tidak berbau, dan santan yang baru diperas atau santan kemasan berkualitas baik. Bahan yang sudah kurang segar akan mempercepat proses pembusukan, meskipun sudah dimasak. - Masak Santan dengan Teknik yang Tepat
Santan harus dimasak dengan api sedang sambil terus diaduk agar tidak pecah. Santan yang pecah bukan hanya memengaruhi tampilan, tetapi juga mempercepat basi. Pastikan kuah benar-benar mendidih sempurna agar bakteri berkurang. - Pastikan Bumbu Matang Sempurna
Masak bumbu hingga benar-benar matang, lalu masukkan santan bagian ayamnya. Setelah matang, biarkan tetap mendidih beberapa menit untuk memastikan semuanya steril. - Jangan Tutup Saat Masih Panas
Setelah opor matang, hindari langsung menutup panci saat masih panas. Uap air yang terperangkap bisa memicu pertumbuhan bakteri. Biarkan uap panas keluar terlebih dahulu, baru kemudian ditutup. - Simpan di Wadah Bersih dan Tertutup
Gunakan wadah yang bersih, kering, dan memiliki penutup rapat. Kebersihan wadah sangat berpengaruh terhadap ketahanan makanan. Hindari menggunakan wadah yang masih basah atau bekas makanan lain tanpa dicuci bersih. - Segera Simpan di Kulkas
Jika opor tidak langsung habis, segera simpan di dalam kulkas setelah suhunya turun. Jangan biarkan opor terlalu lama di suhu ruang, terutama lebih dari 4 jam, karena bakteri bisa berkembang dengan cepat. - Panaskan Ulang Secara Berkala
Opor yang disimpan di kulkas sebaiknya dipanaskan kembali minimal sekali sehari hingga mendidih. Ini membantu membunuh bakteri yang mungkin mulai berkembang. Namun, hindari memanaskan berulang kali dalam jumlah sedikit—lebih baik panaskan sesuai porsi yang akan dikonsumsi. - Pisahkan Kuah dan Daging (Jika Perlu)
Untuk penyimpanan lebih lama, Anda bisa memisahkan kuah santan dan ayam. Cara ini dapat membantu memperlambat proses basi karena kadar air dan lemak tidak bercampur terlalu lama.
Dengan perawatan yang baik, opor bisa bertahan hingga beberapa hari tanpa kehilangan cita rasanya. Jadi, tidak perlu khawatir lagi saat memasak dalam jumlah banyak untuk acara spesial. Selamat mencoba!
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....