Tips agar Nastar Tidak Tengik dan Berjamur
- 17 Mar 2026 08:15 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Di antara berbagai kue kering yang disajikan saat hari raya, nastar hampir selalu menjadi favorit. Kelezatan nastar biasanya berasal dari dua bagian utama, yaitu adonan kue dan selai nanas di dalamnya.
Tekstur yang diharapkan dari nastar adalah bagian luar yang lembut dan sedikit rapuh, sementara bagian dalamnya memiliki selai nanas yang padat dan legit. Walaupun termasuk kue kering, nastar tetap bisa rusak jika penyimpanannya tidak tepat.
Hal ini biasanya disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu kadar air dari selai nanas dan lemak dari mentega yang bisa mengalami oksidasi sehingga menimbulkan bau tengik. Lingkungan yang lembap juga dapat memicu tumbuhnya jamur pada kue. Oleh karena itu, proses pembuatan dan penyimpanan sangat memengaruhi daya tahan nastar.
Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan agar nastar tetap enak lebih lama:
- Gunakan bahan berkualitas dan masih segar
Bahan yang sudah lama disimpan dapat memengaruhi rasa dan daya tahan kue. Menggunakan bahan segar membantu menjaga aroma dan kualitas nastar. - Panggang hingga benar-benar matang
Kue yang kurang matang masih mengandung kelembapan sehingga lebih cepat rusak. - Dinginkan nastar sebelum disimpan
Menyimpan kue yang masih hangat dapat menimbulkan uap air di dalam toples, yang akhirnya membuat kue cepat tengik atau lembap. - Gunakan wadah kedap udara
Toples yang tertutup rapat membantu melindungi nastar dari udara luar yang dapat merusak kualitas kue. - Pastikan selai nanas cukup kering
Selai yang terlalu basah dapat membuat nastar cepat rusak karena meningkatkan kadar air dalam kue. - Simpan di tempat sejuk dan kering
Hindari menyimpan toples nastar di tempat panas atau terkena sinar matahari langsung. - Gunakan penyerap kelembapan
Silica gel khusus makanan dapat membantu menyerap kelembapan di dalam toples sehingga kue tetap kering dan tahan lama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....