Jangan Salah Cuci, Pakaian Bisa Cepat Rusak

  • 27 Feb 2026 18:02 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Mencuci pakaian sudah menjadi bagian dari rutinitas harian masyarakat. Namun, tak sedikit orang yang belum menyadari bahwa cara mencuci yang keliru justru bisa memperpendek usia pakaian. Warna mudah pudar, kain cepat melar, hingga bentuk baju berubah sering kali berawal dari kesalahan sederhana saat proses pencucian.

Agar pakaian tetap awet dan nyaman digunakan, ada beberapa langkah penting yang bisa diterapkan dalam perawatan sehari-hari.

Langkah pertama yang kerap diabaikan adalah memilah pakaian sebelum dicuci. Pakaian berwarna putih sebaiknya dipisahkan dari pakaian berwarna gelap atau cerah untuk mencegah kelunturan. Selain itu, jenis kain juga perlu diperhatikan. Bahan yang lembut sebaiknya tidak dicampur dengan pakaian berbahan tebal agar serat kain tidak saling merusak. Melepas kancing dan menutup resleting juga dianjurkan supaya pakaian tidak tersangkut selama pencucian.

Penggunaan deterjen pun tak kalah penting. Banyak orang mengira semakin banyak deterjen, pakaian akan semakin bersih. Padahal, deterjen berlebih justru menyisakan residu yang menempel di serat kain dan membuat pakaian terasa kasar. Memilih deterjen yang sesuai dengan jenis kain serta tidak mengandung bahan kimia keras dapat membantu menjaga warna dan tekstur pakaian tetap prima.

Soal suhu air, air panas sebaiknya tidak digunakan sembarangan. Meski dianggap ampuh menghilangkan noda, air panas bisa merusak serat kain dan mempercepat pudarnya warna. Air dingin atau hangat dinilai lebih aman untuk sebagian besar jenis pakaian.

Selain itu, pengaturan mesin cuci juga perlu disesuaikan. Setiap bahan pakaian membutuhkan perlakuan berbeda. Kesalahan memilih mode pencucian berisiko membuat pakaian kehilangan bentuk aslinya.

Merendam pakaian sebelum dicuci memang dapat membantu mengangkat kotoran membandel. Namun, durasinya perlu dibatasi. Perendaman terlalu lama justru dapat menyebabkan warna luntur dan kain menjadi rapuh.

Setelah dicuci, cara menjemur juga berpengaruh besar. Menjemur pakaian langsung di bawah terik matahari bisa membuat warna cepat memudar. Disarankan menjemur di tempat teduh atau menggunakan hanger agar bentuk pakaian tetap terjaga, terutama untuk bahan yang berat.

Tahap akhir adalah menyetrika. Suhu setrika yang terlalu panas berisiko merusak serat kain dan membuat baju mengkerut. Menyesuaikan suhu setrika dengan jenis bahan, atau menggunakan setrika uap untuk kain sensitif, menjadi solusi aman.

Dengan perawatan yang tepat sejak proses pencucian hingga penyimpanan, pakaian tidak hanya tampak bersih, tetapi juga lebih tahan lama. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu menjaga penampilan sekaligus menghemat pengeluaran karena pakaian tidak cepat rusak.

Rekomendasi Berita