Perempuan Hidupkan Tren Dasi di Dunia Mode

  • 01 Feb 2026 07:15 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Dunia mode global tengah menyaksikan kebangkitan kembali dasi sebagai simbol ekspresi perempuan di tengah menguatnya sorotan terhadap isu kesetaraan gender, dengan sejumlah figur ternama dari industri hiburan dan modeling, tampil percaya diri mengenakan aksesori yang selama ini identik dengan kekuasaan laki-laki.

Tren ini terlihat dalam berbagai penampilan publik, mulai dari karpet merah hingga acara internasional bergengsi. Dasi kini dipadukan dengan beragam busana, dari setelan formal hingga gaun modern, dan telah menjadi gaya yang konsisten dalam beberapa musim terakhir.

Para model dunia juga turut mengadopsi gaya ini dengan pendekatan tomboy yang kuat. Penggunaan dasi tersebut dipandang sebagai kelanjutan dari tradisi panjang perempuan yang memanfaatkan mode untuk menyuarakan kesetaraan hak.

Fenomena ini tidak hanya muncul di ranah hiburan, tetapi juga merambah ruang-ruang strategis seperti politik dan ekonomi. Aksesori tersebut menjadi simbol visual kehadiran perempuan dalam struktur kekuasaan yang selama ini didominasi laki-laki.

Kebangkitan gaya ini terjadi di tengah kritik terhadap gerakan feminisme di sejumlah negara Barat. Beberapa capaian penting perempuan, termasuk hak reproduksi, kembali menjadi perdebatan dan bahkan mengalami kemunduran.

Secara historis, dasi berakar dari abad ke-17 dan kemudian berkembang menjadi simbol status dan otoritas. Sejak abad ke-19, perempuan telah mengenakan dasi sebagai bentuk perlawanan simbolik terhadap norma sosial yang membatasi peran mereka.

Pada dekade 1980-an dan 1990-an, aksesori ini semakin lekat dengan perempuan karier yang mulai menempati posisi strategis di dunia profesional. Dasi kala itu mencerminkan meningkatnya akses perempuan terhadap peran kepemimpinan dan pengambilan keputusan.

Kembalinya dasi ke lemari pakaian perempuan masa kini juga beriringan dengan tren serupa dalam busana pria. Namun, pengaruh gaya feminin membuat dasi tampil lebih bebas, kasual, dan kreatif, sekaligus mengubah citranya dari aksesori kaku menjadi medium ekspresi mode yang dinamis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....