Fakta yang Jarang Diketahui tentang Ruqyah
- 31 Jan 2026 07:14 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Ruqyah dikenal luas sebagai metode penyembuhan dalam Islam yang menggunakan ayat-ayat Al-Qur’an dan doa-doa tertentu. Namun, di balik praktik yang sudah cukup populer ini, masih banyak fakta penting tentang ruqyah yang jarang diketahui masyarakat. Berikut lima fakta menarik terkait ruqyah yang perlu dipahami secara lebih mendalam. Menurut Al-Qur’an dan Terjemahannya dan Kementerian Agama RI serta Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim tentang Ruqyah Syar’iyyah.
1. Ruqyah Bukan Hanya untuk Gangguan Jin
Banyak orang mengira ruqyah hanya dilakukan untuk mengatasi kerasukan atau gangguan makhluk halus. Padahal, ruqyah juga dianjurkan untuk membantu menenangkan jiwa, mengurangi kecemasan, dan memperkuat ketenangan batin. Dalam praktiknya, ruqyah sering digunakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk berbagai masalah, termasuk stres dan kegelisahan.
2. Ruqyah Harus Menggunakan Dalil yang Jelas
Ruqyah yang dibenarkan dalam Islam adalah ruqyah syar’iyyah, yakni yang menggunakan ayat Al-Qur’an, asma Allah, dan doa-doa yang diajarkan Rasulullah SAW. Jika ruqyah disertai mantra tidak jelas, jampi-jampi, atau permohonan kepada selain Allah, maka hal tersebut tidak dibenarkan. Inilah sebabnya pemahaman dalil menjadi hal yang sangat penting.
3. Setiap Muslim Bisa Meruqyah Diri Sendiri
Fakta yang jarang diketahui, ruqyah tidak selalu harus dilakukan oleh ustaz atau praktisi khusus. Setiap Muslim sebenarnya dianjurkan untuk meruqyah dirinya sendiri dengan membaca ayat-ayat perlindungan seperti Al-Fatihah, Ayat Kursi, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. Rasulullah SAW sendiri mencontohkan ruqyah mandiri sebagai bentuk perlindungan harian.
4. Ruqyah Bukan Pengganti Pengobatan Medis
Ruqyah merupakan ikhtiar spiritual, namun bukan berarti menafikan pengobatan medis. Islam mengajarkan keseimbangan antara usaha lahir dan batin. Dalam banyak kasus, ruqyah dilakukan bersamaan dengan pengobatan dokter sebagai bentuk usaha menyeluruh untuk kesembuhan.
5. Kesembuhan Datang dari Allah, Bukan Peruqyah
Salah satu kesalahpahaman yang sering terjadi adalah menganggap peruqyah sebagai pihak yang “menyembuhkan”. Padahal, peruqyah hanyalah perantara yang membacakan doa dan ayat. Kesembuhan sejatinya datang atas izin Allah SWT, sehingga niat, keyakinan, dan keikhlasan menjadi faktor utama dalam ruqyah.
Ruqyah sejatinya adalah bentuk doa dan penghambaan kepada Allah SWT. Dengan pemahaman yang benar, ruqyah dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Tuhan sekaligus menjaga kesehatan spiritual dan mental secara seimbang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....