Jalan Saleh Danasasmita Ditutup, Akses Alternatif Dipercepat
- 02 Feb 2026 09:13 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meninjau langsung kondisi Jalan Saleh Danasasmita yang mengalami retakan meskipun sebelumnya telah dilakukan perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor. Hingga saat ini, ruas jalan tersebut belum dapat dilalui kendaraan karena masih menunggu rekomendasi teknis penanganan longsor dari Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung.
Dalam kesempatan tersebut, Dedie Rachim menginstruksikan DPUPR Kota Bogor untuk memprioritaskan percepatan penyiapan akses jalan alternatif bagi masyarakat. Langkah ini dinilai penting agar aktivitas sosial dan ekonomi warga tidak terganggu dalam waktu lama.
Instruksi tersebut disampaikan Dedie Rachim saat meninjau lokasi terdampak pada Minggu, 1 Februari 2026, sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait terhambatnya mobilitas. "Saat ini pemerintah kota harus segera mengambil langkah teknis sambil menunggu proses perbaikan lanjutan dari pihak berwenang," ujarnya.
Sementara itu, rencana pembangunan trase jalan baru yang lahannya telah dibebaskan oleh Pemerintah Kota Bogor masih menunggu proses lelang di tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelumnya menyampaikan bahwa anggaran sebesar Rp22,5 miliar telah dialokasikan, namun masih dalam tahap administrasi.
Berdasarkan kajian geologi, Jalan Saleh Danasasmita tidak lagi memungkinkan digunakan sebagai jalur kendaraan karena terdapat sumber mata air aktif di bawah badan jalan. Kondisi tanah yang labil serta curah hujan tinggi menyebabkan longsor kembali terjadi, sehingga penutupan jalan dinilai sebagai langkah paling aman sambil menyiapkan akses alternatif dan trase baru.