Wabup Bogor Tinjau Progres Proyek Sekolah Rakyat di Jasinga
- 03 Agt 2026 16:36 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Pengerjaan proyek pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Barat di Desa Sipak Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor dipercepat. Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi bersama jajaran dan perwakilan dari Kementrian Sosial melakukan kunjungan kerja melihat progres pembangunan Sekolah Rakyat dan memastikan pertengahan Agustus 2026 ini beroperasi.
Ade Ruhandi menjelaskan butuh sosialisasi kepada masyarakat bagaimana proses penerimaan siswa siswi di Sekolah Rakyat di jasinga. Para siswa akan dipilih dari keluarga yang rentan dan dijemput langsung untuk menjadi peserta didiknya.
"Jadi setelah nanti progres pembangunan sudah dapat beroperasi harus ada keterlibatan anggota DPRD, khususnya saat masa reses, sangat penting agar masyarakat memahami mekanisme penerimaan peserta didik di Sekolah Rakyat yang berbeda dengan sekolah pada umumnya," jelas Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, Senin 3 Agustus 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Sosial, sembilan camat, para kepala desa, serta anggota DPRD Kabupaten Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) V. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan sebelumnya yang dilakukan Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Kementerian Sosial.
"Penerimaan siswa tidak dibuka melalui pendaftaran biasa, melainkan dijemput dan dicari sesuai dengan keluarga paling rentan. Kementerian Sosial bersama Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan, berkoordinasi dengan para kepala desa, akan mencari calon siswa yang paling tepat dari keluarga kurang mampu untuk menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat mulai jenjang SD, SMP hingga SMA," tambah Ade Ruhandi.
Sekolah Rakyat di Desa Sipak, menjadi lokasi pertama yang dibangun di Kabupaten Bogor sebagai bagian dari program pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu. Ade Ruhandi memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas hadirnya program tersebut di Kabupaten Bogor.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Pusat, khususnya Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kabupaten Bogor, tepatnya Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, menjadi lokasi pertama yang dibangun. Hal ini tentu menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Bogor," katanya.
Menurutnya, program Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.
Kepala Bagian Tata Usaha Sentra Terpadu Inten Soeweno Cibinong, Fepi Rubiantie, menjelaskan Sekolah Rakyat angkatan pertama tahun ajaran 2026/2027 akan menampung 270 siswa, terdiri dari 30 siswa jenjang SD, 120 siswa SMP, dan 120 siswa SMA. Menurut Fepi, Sekolah Rakyat akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari ruang kelas, asrama, tempat ibadah, dapur, gedung serbaguna, fasilitas olahraga, hingga layanan kesehatan.
"Target rampung dan kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa bisa dioperasikan sekitar Agustus 2026,Karena ini ditujukan bagi keluarga tidak mampu, orang tua para siswa juga akan menjadi perhatian pemerintah. Jika rumah mereka memerlukan perbaikan, bantuan perumahan pun akan disalurkan," ujar Fepi.
Bangunan sekolah rayat Jawa Barat di Kecamatan jasinga tersebut dibangun di atas lahan Sekitar 6,7 hektare di area perbukitan yang menampung hingga 1.080 siswa. Yang targetnya pertengahan Agustus ini sudah dapat beroperasi.
Dengan hadirnya Sekolah Rakyat di Kecamatan Jasinga, diharapkan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga rentan di Kabupaten Bogor semakin terbuka sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....