GPM Polri dan Perum Bulog di Dramaga Bogor Diserbu Konsumen UMKM

  • 13 Mar 2026 13:17 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Polri dan Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di seluruh Indonesia melalui wilayah hukum masing-masing, Jumat 13 Maret 2026. Di Kabupaten Bogor, Polres Bogor melaksanakan program tersebut tepat di halaman gudag Bulog Dramaga dengan menyediakan 5 ton pasokan beras yang di jual dengan harga terjangkau.

Pada kegiatan tersebut Wakpolres Bogor, Kompol Rizka Fadhilah mengatakan, jenis komoditas utama yang di jual adalah beras dan telur serta komoditas tambahan seperti bawang merah, cabai dan tepung terigu. GPM dilaksanan hingga Jumat sore dengan target konsumen adalah Warga di sekitar Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor.

"Program ini berlangsung secara serentak mnasional melaksanakan gerakan pangan murah, program ini menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat menjelang idul ftri ini dapat dibeli dengan harga normal dan wajar dalam kesempatan ini untuk wilayah Kabupaten Bogor, kegiatan berlangsung di wilayah bogor tepatnya di kantor bulog Dramaga kabupaten Bogor flyer maupun pemberitahuan sudah diberitahukan sebelumnya dimana untuk produk utama ada empat item, beras SPHP ada 5 ton di jual 55 ribu rupiah ada beras premium punakawan ada 50 kg di jual 70 ribu dan minyak kita ada 120 puch," jelas Wakapolres Bogor Kompol Rizka Fadhilah.

Telur ayam di jual Rp25 ribu perkilogramnya, beras Medium Rp 55 ribu per-lima kilogramnya serta beras premium Rp 75 ribu per-lima kilogramnya. Beberapa paket tambahan seperti bawang dan cabai di jual dalam kemasan kecil sebesar Rp 3 ribu persatuannya.

Sementara itu, Kepala kantor Cabang Bulog Dramaga, Dadan Irawan memastikan ketersediaan beras masih ada 7 ribu ton meliputi beras medium dan beras premium. Dirinya memberi peluang kepada pelaku usaha untuk menjadi mitra dalam program rumah pangan, termasuk pedagang di pasar tradisional yang ada.

"Beras SPHP beras medium dan beras Punokawan Premium jadi kita memberikan kesempatan untuk menjadi toko binaan kami kebutuhan rutin 2 sampai dengan 3 bulan pengiriman rutin seminggu sekali kalau habis kita suply terus yang rutin ke toko toko di pasar," tambah Dadan.

Salah seorang konsumen, Ibu Ida sangat terbantu dengan program gerakan pangan murah Polri dan Perum Bulog. Pasalnya sebagai pedagang makanan soto mie dan kerap membuat kue pesanan lebaran yang membutuhkan telur dan tepung program gerakan pangan murah sangat membantunya dalam mendapatkan bahan baku berkualitas dengan harga yang wajar.

"Ini lagi nunggu minyak, jadi kan saya bikin kue pake tepung pake telur kalau tepung sekilo di sini RP 9 ribu di warung di pasar udah RP 12 ribu apalagi telur , di luar udah Rp 30 ribu di sini Rp.25 ribu per kilo terus minyak dan beras masih banyak lagi jadi sangat terbantu kita untuk pedagang ," ujar Ibu Ida.

Sementara itu gudang Bulog Dramaga memiliki ketersediaan kuantitas 7 ribu ton pasokan beras hingga lebaran nanti masih cukup aman dan tidak hanya itu perum bulog juga membuka kemitraan kepada masyarakat pelaku usaha menjadi mitra untuk membuka gerai pangan. Dan pada hari rabu Gerakan Pangan Murah Polri akan menyediakan komoditas yang paling di tunggu konsumen yakni daging sapi dengan harga wajar. Program itupun menjaga daya beli masyarakat terutama mereka yang berpenghasilan rendah dalam menghadapi inflasi jelang Idul Fitri.

Rekomendasi Berita