Program Makan Bergizi Gratis di Ciawi Bogor Dikeluhkan
- 26 Feb 2026 20:50 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID,Bogor-Program Makan Bergizi Gratis yang diberikan selama Ramadhan 1447 H di Kabupaten Bogor menuai banyak protes. Mulai dari tingkat SD hingga SLTA bahkan di SDN 02 Ciawi Kabupaten Bogor pembagian MBG tidak konsisten, kualitas menu yang disajikan juga tidak sesuai dengan harapan.
"Kami bingung, jadwalnya kadang ada dan kadang tidak. Hari ini anak-anak tidak mendapatkan makanan sama sekali," ujar salah seorang wali murid, bu Iroh, Kamis 16 Februari 2026.
Begitupun dengan orang tua murid di SMA Negeri 1 Cisarua yang juga mengeluhkan hal yang sama. Makanan diberikan untuk 3 hari dengan menu kacang tanah rebus, jeruk, telur rebus dan bakpao.
"Ini sekali ngasih langsung untuk tiga hari nilainya ga sesuai seperti yang di janjikan katanya satu menu RP.15 ribu, inimah ga sampe sepuluh ribu juga,"Tambah orang tua murid SMAN 1 Cisarua Famthan.
Pakar Gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof. Ali Khomsan, mengkiritisi secara umum program MBG yang telah memenuhi syarat gizi pada hari sekolah biasa.
"Idealnya, menu MBG harus beragam, terdiri dari nasi, lauk-pauk, sayur, buah, dan susu. Namun, saat dibagikan pada periode Ramadan atau liburan, keberagaman menu sering kali menurun dan tidak sesuai standar konsumsi gizi yang semestinya, tantangan besar muncul ketika program tetap dipaksakan berjalan saat bulan Ramadan atau masa libur sekolah." jelas Prof. Ali Khomsan.
Menurutnya, penurunan kualitas ini dipicu oleh kebijakan yang tetap meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) beroperasi di luar hari aktif sekolah. Prof. Ali menyarankan agar pemerintah mengevaluasi waktu pelaksanaan program agar lebih efektif.