BGN Tegaskan Anggaran Bahan Makanan MBG Rp8.000–Rp10.000
- 24 Feb 2026 19:39 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa anggaran untuk bahan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) hanya Rp8.000–Rp10.000 per porsi, bukan Rp15.000 seperti yang sempat beredar di masyarakat. Kebijakan ini bertujuan memastikan alokasi dana tepat sasaran dan transparan.
Dikutip dari laman resmi bgn.go.id, pada Selasa, 24 Februari 2026, Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi BGN, Nanik S. Deyang, menjelaskan bahwa angka Rp13.000–Rp15.000 yang muncul di beberapa sumber tidak murni untuk bahan makanan, melainkan sudah termasuk biaya operasional, insentif mitra pelaksana, serta kebutuhan pendukung lain.
“Alokasi Rp8.000 per porsi ditujukan bagi balita, PAUD, dan SD kelas 1–3. Sedangkan Rp10.000 per porsi berlaku untuk SD kelas 4 ke atas hingga ibu menyusui. Sisanya digunakan untuk listrik, air, gas, sewa tempat, dan insentif tenaga pendamping.” ujarnya.
BGN menegaskan bahwa semua penerima manfaat tetap akan memperoleh makanan yang bergizi dan aman dikonsumsi. Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib mengawasi kualitas bahan makanan, memastikan menu sesuai standar gizi yang ditetapkan.
“Program MBG ini tetap memperhatikan kelompok prioritas seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita usia 6–59 bulan. Kualitas makanan menjadi prioritas utama agar tujuan gizi masyarakat tercapai secara optimal.” Ucap Nanik.
Masyarakat juga diberikan ruang untuk melaporkan dugaan penyimpangan dalam menu MBG. BGN memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku, demi menjaga transparansi dan akuntabilitas program.
“Laporan dari masyarakat sangat membantu kami melakukan evaluasi. Setiap masukan akan kami tindaklanjuti agar program MBG berjalan sesuai ketentuan.” jelasnya.
Dengan penegasan ini, BGN berharap publik memahami bahwa anggaran untuk bahan makanan MBG tetap sesuai aturan Rp8.000–Rp10.000, dan setiap penerima manfaat tetap memperoleh makanan bergizi tanpa mengurangi kualitas.