Jaro Ade Hadiri Swasembada Pangan Nasional di Karawang
- 08 Jan 2026 08:49 WIB
- Bogor
KBRN, Bogor : Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, turut menghadiri kegiatan Panen Raya Padi dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang secara langsung dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Kecamatan Cilebar, Karawang Timur, pada Rabu (7/1/2026).
Agenda berskala nasional tersebut dipusatkan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, serta diikuti oleh seluruh pemerintah daerah di Indonesia melalui sambungan virtual. Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo meninjau langsung proses panen padi di area persawahan sekaligus menyampaikan pernyataan resmi mengenai keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan pada tahun 2025.
Presiden hadir didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, serta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih. Pada kesempatan itu, Presiden juga melakukan aksi simbolis menumbuk gabah bersama perwakilan petani.
Dalam sambutannya, Presiden menegaskan pencapaian penting bangsa Indonesia di sektor pangan.
“Saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini mengumumkan bahwa bangsa Indonesia telah mencapai swasembada pangan pada tahun 2025,” tegas Presiden.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak hanya terbatas pada komoditas beras, namun akan diperluas ke berbagai komoditas strategis lainnya. Pemerintah menargetkan swasembada jagung, singkong, dan bawang putih, sekaligus menjamin ketersediaan pakan dengan harga terjangkau bagi peternak dan petani.
“Kita sudah menurunkan harga pupuk dan akan terus berupaya menurunkannya lagi. Pakan akan lebih murah sehingga harga produksi bisa ditekan dan kesejahteraan petani meningkat,” ujar Presiden Prabowo.
Kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional tersebut menjadi tonggak penting keberhasilan pembangunan sektor pertanian Indonesia. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional tahun 2025 mencapai 34,71 juta ton, mengalami peningkatan sebesar 4,09 juta ton atau 13,36 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah produksi beras nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....